SURABAYA, - FAS (14), warga Surabaya menceritakan pengalamannya ketika menjadi korban perundungan hingga kekerasan fisik dari sesama santri di salah satu Pondok Pesantren (Ponpes) di Lamongan.FAS mengatakan, pertama kali mengalami perundungan dari salah seorang teman kamarnya, yakni RR (14), ketika baru beberapa bulan masuk ke ponpes tersebut pada tahun 2024."Sekitar 2 bulanan (setelah di pondok). Itu sering diolok-olok, di-bully, dijelek-jelekin," kata FAS, ketika ditemui di rumahnya, Selasa .Baca juga: Dugaan Perundungan dan Kekerasan Santri di Lamongan, Polisi Periksa SaksiKemudian, FAS mendatangi temannya yang sedang berada di kamar ponpes tersebut, Selasa .Dia berencana menanyakan sejumlah barangnya yang hilang kepada RR."Saya negurnya (RR) kan dengan baik-baik dan ya kayak enggak enak begitu, terus marah-marah terus nantang, jelek-jelekin saya. (Dibilang) enggak berani apa-apa," ujar dia. Berdasarkan rekaman CCTV yang beredar, korban yang mengenakan atasan putih mendatangi temannya yang berkaus hitam.Setelah itu, FAS meletakkan sebuah kain di lemari ruangan itu. Kemudian, FAS langsung mendatangi RR dengan berlari dan keduanya terlibat perkelahian.Tampak anak yang hanya memakai celana ikut menendang korban yang sudah tercekik."(Setelah kejadian mengalami luka) yang paling utama itu kepala sama mata, (karena) dipukulin terus sama dicekik. (Bekas luka) mata ini masih merah, (tapi masih bisa melihat) jelas," ucapnya.Baca juga: Buntut Kasus Timothy, Menteri HAM Minta Lembaga Pendidikan Awasi BullyingAdapun orangtua FAS telah melaporkan peristiwa tersebut ke aparat kepolisian dua hari berselang.Korban berharap, terduga pelaku segera dikeluarkan dari ponpes itu."(Minta kasus) ini diusut, (ingin pelaku) dikeluarkan dari pondok, iya (kasihan sama teman-teman yang lain). Sekarang enggak pengen lagi, enggak mau (mondok)," kata dia. Sempat ramai di media sosial dugaan perundungan dan kekerasan fisik yang dialami oleh seorang santri di salah satu Pondok Pesantren (Ponpes) yang ada di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.Dalam video yang beredar, tampak seorang santri memakai baju putih menghampiri santri lain yang mengenakan kaus hitam.
(prf/ega)
Cerita Santri Korban "Bullying" dan Kekerasan Fisik di Ponpes Lamongan
2026-01-12 04:36:46
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 04:26
| 2026-01-12 04:11
| 2026-01-12 03:38
| 2026-01-12 02:26
| 2026-01-12 02:04










































