Dugaan Korupsi Whoosh Diusut KPK, KCIC Tegaskan Siap Dipanggil

2026-01-11 23:08:53
Dugaan Korupsi Whoosh Diusut KPK, KCIC Tegaskan Siap Dipanggil
BANDUNG BARAT, – PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menyatakan siap memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait penyelidikan dugaan korupsi proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung.General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa menyebut pihaknya menghormati seluruh proses hukum yang sedang berjalan.“Kita menghormati semua proses hukum yang dilakukan oleh KPK. Baik KCIC maupun PSBI sangat terbuka dan siap kooperatif,” kata Eva saat ditemui di Padalarang, Bandung Barat, Senin .Baca juga: Menkeu Purbaya Siap Terbang ke China Bahas Utang Whoosh, Asal Danantara yang BayarEva memastikan manajemen KCIC akan hadir jika dipanggil sebagai bagian dari dukungan terhadap penegakan hukum.“Pasti kalau dipanggil KPK kita siap. Kita kan menghormati proses hukum dan bakal kooperatif,” ucapnya.Eva menegaskan pihaknya menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan pengadaan lahan kepada KPK.“Itu domain KPK, jadi biar mereka yang mengusut,” katanya.Sebelumnya, Ketua KPK Setyo Budiyanto mengungkapkan penyelidikan difokuskan pada lahan di sepanjang jalur rel Kereta Cepat Whoosh.“Kami lebih mendalami lokasi-lokasi di sepanjang rute rel kereta itu, karena banyak itu ya,” ujar Setyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu .KPK juga mendalami status lahan di sekitar Stasiun Halim, termasuk kemungkinan berkaitan dengan aset TNI Angkatan Udara.“Ini yang sedang kami dalami, apakah tanah yang lokasinya di Halim adalah milik TNI AU atau bukan. Ini belum pasti,” kata Setyo.Isu dugaan kejanggalan anggaran turut mencuat setelah pernyataan Mahfud MD dalam kanal YouTube pribadinya terkait perbedaan biaya pembangunan per kilometer antara Indonesia dan China.Hingga kini, KPK masih mendalami aspek pengadaan lahan yang dinilai berpotensi menimbulkan kerugian negara.


(prf/ega)