Dirut Inhutani V Dicky Akui Terima 10.000 USD untuk Ganti Stick Golf

2026-02-03 17:49:54
Dirut Inhutani V Dicky Akui Terima 10.000 USD untuk Ganti Stick Golf
JAKARTA, - Direktur Utama PT Inhutani V, Dicky Yuana Rady, mengaku menerima uang senilai 10.000 dollar Amerika Serikat dari Direktur PT Paramitra Mulia Langgeng (PT PML), Djunaidi.Hal ini disampaikan Dicky saat dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) sebagai saksi kasus korupsi kerja sama pengelolaan kawasan hutan di PT Inhutani V tahun 2024-2025.Dicky mengaku, sekitar Agustus 2024, Djunaidi pernah menyerahkan sejumlah uang usai mereka berdua bermain golf bersama di kawasan Bogor, Jawa Barat.“Jadi, setelah golf bersama di Bogor, setelah golf kami ada pertemuan, di Senayan Golf, Pak Djun menyerahkan uang ke saya. Saya akui jujur itu, tapi tidak saya buka. Saya tanya ke beliau, Pak Djun, ini apa? Bapak (Djun bilang) katanya uang ganti stik golf. Ya, saya terima, Pak,” ujar Dicky dalam sidang di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin .Baca juga: Penyuap Dirut Inhutani yang Terjaring OTT KPK Segera Disidang Jaksa sempat mempertegas pernyataan Dicky, “Untuk membeli stik golf?”"Betul," jawab Dicky.Awalnya, Dicky tidak mengakui berapa jumlah uang yang diterimanya.Ia mengaku tidak sempat menghitung uang dari Djunaidi.Baca juga: KPK Periksa Eks Dirut Perum Perhutani, Gali Keterangan Pengawasan InhutaniNamun, saat dicecar jaksa, Dicky pun mengakui besaran yang diterimanya. "Saya tidak sempat hitung, tapi 10.000 (Dolar Amerika Serikat)," jawab Dicky lagi.Saat ini, Dicky sudah ditetapkan sebagai tersangka.Namun, berkas perkaranya belum dilimpahkan ke pengadilan.Dilansir ANTARA, Selasa , suap ini diungkapkan jaksa penuntut umum dalam sidang dakwaan.Jaksa penuntut umum dari KPK itu adalah Tonny Pangaribuan, dan dua pengusaha swasta tersebut adalah Djunaidi Nur dan Aditya Simaputra.Suap dari mereka berdua senilai 199 ribu Dolar Singapura, atau bila menggunakan kurs Rp 12.800 per dollar Singapura, maka nilainya setara Rp 2,55 miliar.Tonny Pangaribuan menyatakan dua pengusaha tersebut memberikan suap kepada Direktur Utama PT Inhutani V, Dicky Yana Rady."Suap diberikan dengan maksud supaya Dicky dapat mengondisikan atau mengatur agar PT PML tetap dapat bekerja sama dengan PT Inhutani V dalam memanfaatkan kawasan hutan pada register 42, 44, dan 46 di wilayah Provinsi Lampung," ujar JPU dalam sidang pembacaan surat dakwaan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa.Adapun Djunaidi Nur merupakan salah satu direktur di PT PML, sedangkan Aditya Simaputra merupakan asisten pribadi Djunaidi serta staf perizinan di PT Sungai Budi Group.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Sekali lagi melihatnya sekali mungkin tidak menjadi tantangan, tetapi melihatnya berkali-kali bisa mendistorsi pandangan anak tentang body image mereka sendiri, ujar Graham.Ada beberapa konten yang dibatasi oleh YouTube untuk dikonsumsi pra-remaja dan remaja secara berulang, salah satunya konten dengan topik yang membahas tentang perbandingan ciri fisik seseorang.Kemudian topik yang mengidealkan beberapa tipe fisik, mengidealkan tingkat kebugaran atau berat badan tertentu, serta menampilkan agresi sosial seperti perkelahian tanpa kontak dan intimidasi.Selanjutnya adalah topik yang menggambarkan remaja sebagai sosok yang kejam dan jahat, atau mendorong remaja untuk mengejek orang lain,menggambarkan kenakalan atau perilaku negatif, dan nasihat keuangan yang tidak realistis atau buruk.Inilah mengapa YouTube bekerja sama dengan pemerintah dan para ahli, dalam hal ini Kemenkomdigi RI, psikolog, dan psikiater.Mereka adalah para panutan yang telah benar-benar mendorong kemajuan tentang bagaimana kita bisa meningkatkan informasi seputar kesehatan mental, ucap Graham.Kompas.com / Nabilla Ramadhian Tampilan fitur Teen Mental Health Shelf di YouTube.Berkaitan dengan kolaborasi tersebut, Graham mengumumkan bahwa pihaknya meluncurkan fitur Teen Mental Health Shelf, yang dirancang khusus untuk membantu menjaga kesehatan mental remaja.Baca juga: Ribuan Iklan Rokok Serbu Youtube, Ruang Anak TerancamIni untuk para remaja di Indonesia yang akan menggunakan platform kami untuk mencari topik-topik sensitif seperti depresi, kecemasan, atau perundungan, jelas Graham.

| 2026-02-03 17:37