Serapan Gabah dan Jagung Kurang, Pemerintah Siapkan 100 Gudang Baru Bulog Tahun Depan

2026-01-12 13:55:00
Serapan Gabah dan Jagung Kurang, Pemerintah Siapkan 100 Gudang Baru Bulog Tahun Depan
JAKARTA, - Pemerintah menyiapkan pembangunan 100 gudang baru Perum Bulog pada 2026 untuk mengatasi keterbatasan kapasitas penyimpanan beras dan jagung yang selama ini dikeluhkan petani dan Bulog. Rencana ini tertuang dalam penandatangan Surat Keputusan Bersama (SKB) yang dilakukan di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta.Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan, pembangunan gudang baru ini bertujuan memastikan hasil panen petani dapat terserap optimal.Ia menilai, kekurangan kapasitas penyimpanan selama ini membuat penyerapan gabah dan jagung tidak maksimal."Tidak boleh masyarakat petani dirugikan karena ketidakmampuan kita menyerap gabah maupun jagung. Apa masalahnya? Rupanya gudang, karena gudang Bulog dulu bukan bertambah tapi berkurang," ujar Zulkifli Hasan dalam konferensi pers, Selasa .Baca juga: Bapanas Ungkap 29,9 Ton Beras Menumpuk di Gudang Bulog, Alami Penurunan MutuDokumentasi Kemenko Pangan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zuhas) yang turut menyaksikan penandatanganan tersebut yang masing-masing diwakili oleh Amran Sulaiman sebagai Menteri Pertanian (Mentan) dan Kepala Bapanas, Tito Karnavian sebagai Mendagri, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenkeu Heru Pambudi, dan Kepala BP BUMN Dony Oskaria. Total anggaran pembangunan 100 gudang baru tersebut mencapai Rp 5 triliun. Dalam penandatanganan SKB ini hadir Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Kepala Bapanas Tito Karnavian selaku Mendagri, Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan Heru Pambudi, serta Kepala BP BUMN Dony Oskaria.Setelah SKB diteken, Zulkifli menyebut pemerintah akan menindaklanjuti dengan penerbitan Instruksi Presiden sebagai dasar pelaksanaan pembangunan.Menurut dia, rencana pembangunan ini muncul sebagai respons atas proyeksi produksi pangan yang meningkat tahun depan."Produksi kita diproyeksi 34,77 juta ton, bahkan Bulog mengeluhkan gudangnya kurang. Karena itu, kita langsung respon cepat, kita akan bangun 100 gudang baru agar petani yang sedang semangat menanam padi dan jagung tidak kecewa karena hasilnya tidak terserap," kata dia.Baca juga: Ditemukan Beras Tak Layak Konsumsi di Gudang Bulog, Apa Penyebabnya?Zulkifli juga menyebut Bulog selama ini harus menambah kapasitas lewat penyewaan gudang, yang berdampak pada biaya operasional. Pembangunan gudang baru diharapkan dapat mengurangi beban tersebut.Sementara itu, Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan, detail teknis pembangunan seperti lokasi dan kapasitas tiap gudang masih akan dikaji. "Nanti aku cek detail, yang jelas anggarannya Rp 5 triliun," ujar Amran.Baca juga: DPR Tinjau Stok Beras di Gudang Bulog Sulsel, Yakin Harga Normal Lagi


(prf/ega)