Pipa Gas Meledak di Los Angeles, Warga Diminta Berlindung di Rumah

2026-02-04 03:40:23
Pipa Gas Meledak di Los Angeles, Warga Diminta Berlindung di Rumah
LOS ANGELES, - Otoritas setempat di Negara Bagian California, Amerika Serikat, merespons ledakan pipa gas yang terjadi di wilayah Castaic, sekitar 60 kilometer barat laut Los Angeles, pada Sabtu sore waktu setempat.Insiden tersebut memaksa penutupan sebagian jalan bebas hambatan utama dan mendorong penerbitan perintah shelter-in-place bagi warga sekitar.Departemen Pemadam Kebakaran Los Angeles County menerima laporan ledakan sekitar pukul 16.20 waktu setempat (Minggu, 08.29 WIB), di kawasan dekat Ridge Route Road dan Pine Crest Place.Baca juga: 100 Orang Terluka akibat Kebakaran Pipa Gas di MalaysiaInformasi awal tersebut dikutip oleh harian Los Angeles Times, yang melaporkan adanya respons cepat dari petugas darurat di lokasi kejadian.Kapten Pemadam Kebakaran Brian Kight memastikan tidak ada korban luka dalam peristiwa tersebut.Meski demikian, ledakan memicu kekhawatiran keselamatan publik karena melibatkan jaringan pipa gas dan berpotensi menimbulkan kebocoran lanjutan yang membahayakan lingkungan sekitar.SHUTTERSTOCK/KLOTR Ilustrasi pipa gas.Sekitar pukul 17.12 waktu setempat, Patroli Jalan Raya California menutup seluruh jalur Interstate 5 atau Freeway 5.Jalan tol utama itu membentang dari utara hingga selatan California dan menjadi salah satu koridor transportasi tersibuk di negara bagian tersebut.Penutupan dilakukan tanpa batas waktu yang ditentukan.Baca juga: Pria Ukraina Volodymyr Z Tersangka Peledak Pipa Gas Nord Stream, Polandia Dapat Surat Perintah PenangkapanTak lama berselang, pada pukul 17.40, otoritas setempat mengeluarkan perintah shelter-in-place untuk sebagian besar wilayah Castaic.Warga diminta tetap berada di dalam rumah, menutup pintu dan jendela, menonaktifkan sistem ventilasi dan pendingin udara, serta mengikuti instruksi keselamatan dari petugas.Menjelang pukul 18.00, perusahaan gas yang bertanggung jawab telah berhasil menutup aliran gas di kedua sisi pipa yang terdampak.Meski demikian, petugas pemadam kebakaran dan tim bahan berbahaya masih berada di lokasi untuk menangani sisa kebocoran gas dan memastikan area benar-benar aman.Hingga kini, penyebab ledakan pipa gas tersebut masih dalam penyelidikan.Baca juga: Swedia Konfirmasi Pipa Gas Nord Stream Bocor karena Sabotase


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Perubahan Anggaran Dasar dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap ketentuan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (UU BUMN). Salah satu implikasi penting dari penyesuaian tersebut adalah perubahan nama perseroan, dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk menjadi PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk.Sementara itu, pelimpahan kewenangan persetujuan RKAP 2026 dan RJPP 2026-2030 kepada Dewan Komisaris dijalankan dengan tetap mengedepankan mitigasi risiko serta prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan seluruh keputusan RUPSLB merupakan bagian dari konsolidasi tata kelola perseroan agar semakin adaptif terhadap regulasi dan tantangan bisnis ke depan.Baca juga: Dana Rp 2,5 Miliar Digelontorkan, PGN Percepat Bantuan Banjir Aceh–Sumut“Penyesuaian yang disetujui pemegang saham bertujuan memastikan keselarasan anggaran dasar Perseroan dengan ketentuan regulasi yang berlaku, sekaligus memperkuat kejelasan peran, mekanisme pengambilan keputusan, dan akuntabilitas pengelolaan perusahaan secara berkelanjutan,” ujar Fajriyah.PGN menilai, langkah strategis yang diputuskan dalam RUPSLB ini mencerminkan komitmen kuat perusahaan dalam menjaga kepastian regulasi, memperkokoh struktur tata kelola, serta memastikan keberlanjutan kinerja jangka panjang. Upaya tersebut sejalan dengan mandat PGN sebagai subholding gas di bawah PT Pertamina (Persero), khususnya dalam mendukung ketahanan dan transisi energi nasional.

| 2026-02-04 04:01