BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat pada 6-12 Desember di Jabar, Terutama Bandung Raya

2026-01-12 23:57:01
BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat pada 6-12 Desember di Jabar, Terutama Bandung Raya
BANDUNG, - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan, wilayah Bandung Raya dan sekitarnya di Jawa Barat akan mengalami hujan sedang hingga lebat pada periode 6-12 Desember 2025.Dalam prakiraan tersebut, BMKG mencatat, sejumlah daerah, termasuk Bekasi, Bogor, Bandung, Bandung Barat, Cimahi, Garut, Cianjur, Tasikmalaya, Sumedang, dan Ciamis, berpotensi menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu.Untuk kawasan Bandung Raya, yakni Bandung, Cimahi, Bandung Barat, dan Sumedang, BMKG memprediksi kondisi cerah berawan pada pagi hari.Baca juga: Berpotensi Longsor Susulan, Badan Geologi Minta Warga Arjasari Bandung MengungsiMemasuki siang, sore, dan malam berpotensi hujan sedang hingga lebat, dengan suhu berkisar antara 19-32 derajat Celsius dan kelembapan mencapai 50-94 persen."Bandung Raya pada umumnya cerah berawan hingga berawan pada pagi hari, berpotensi hujan ringan, sedang, hingga lebat antara siang, sore, dan malam hari," tambah Ayu, Senin . Ayu juga menjelaskan, dinamika atmosfer global menunjukkan beberapa fenomena yang memicu pertumbuhan awan hujan di wilayah Indonesia, termasuk Jawa Barat.Nilai Southern Oscillation Index (SOI) tercatat 7,2, Indeks Dipole Mode (IOD) berada pada -0,46, serta nilai El Niño-Southern Oscillation (ENSO) di angka -0,96, yang semuanya berpengaruh terhadap peningkatan pola konvektif.Selain itu, terdapat gelombang Rossby ekuatorial, belokan angin, dan konvergensi yang mendukung pembentukan awan hujan di wilayah tersebut.Dari sisi regional, perairan Jabar menunjukkan anomali suhu permukaan laut yang hangat, dengan kelembapan udara mencapai 60-95 persen, sehingga berkontribusi terhadap pertumbuhan awan konvektif.Oleh karena itu, BMKG memprediksi bahwa secara umum, cuaca akan cerah berawan hingga berawan pada pagi dan siang hari, dengan potensi hujan ringan hingga lebat disertai petir dan angin kencang pada siang hingga malam hari.Ayu mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi, seperti banjir, longsor, dan pohon tumbang.Masyarakat yang tinggal di daerah bertopografi curam diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi longsor, terutama saat hujan turun berturut-turut."Untuk daerah dataran rendah dan dekat aliran sungai, dapat memulai membersihkan sungai dari sampah dan sedimentasi sehingga aliran air sungai menjadi lancar," imbuhnya.


(prf/ega)