ACEH TENGAH, - Sebanyak 11 kampung di Kecamatan Rusip Antara, Kabupaten Aceh Tengah, masih terisolasi, Rabu .Baik dari antarkecamatan maupun dari Takengon, ibukota Kabupaten Aceh Tengah pasca bencana banjir dan longsor.Kesebelas kampung itu adalah Pantan Bener, Atu Singkih Rusip, Mekar Maju, Arul Pertik, Pantan Tengah, Pilar, Pilar Jaya, Pilar Wih Kiri, Tirmiara dan Kampung Kerawang, Kecamatan Rusip.Saat ini masyarakat di 11 desa itu mesti berjuang melewati jalur yang sulit untuk memperoleh kebutuhan pangan ke desa tetangga.“Bantuan sudah datang dari Kabupaten Aceh Tengah, yang dipusatkan di Makoramil Silih Nara. Kami mengambilnya ke Koramil itu, dengan melangsir dari Koramil ke Jembatan Pelang Rusip menggunakan mobil,” kata Mahyuddin, warga Kampung Arul Pertik, Kecamatan Rusip Antara, Kabupaten Aceh Tengah.Baca juga: Listrik di Aceh Tengah Belum Sepenuhnya PulihKemudian warga harus melewati jembatan darurat yang terbuat dari kayu yang hanyut saat bencana.Kayu-kayu ini ditempatkan di jalur bekas jembatan Pelang, Kecamatan Rusip."Ada pula yang menggunakan tali tambang untuk menyeberang maupun mengantar barang,” lanjut Mahyuddin.Setelah tiba di jalur penyeberangan, belasan pemuda dari sebelas kampung tersebut mengangkut barang ini. Baca juga: Pascabencana, Danau Baru Terbentuk di Celala Aceh Tengah Bergantian dengan rekannya, mereka mengambil barang dari Koramil, menuju kampung masing-masing.“Belasan pemuda itu, kemudian membawa bantuan dengan “RBT” (ojek) berbayar ke Blang Ramung. Di Blang Ramung, mereka membawa dengan tali ke seberang sungai, atau menggunakan jalur bekas longsor dengan berjalan kaki. Ini merupakan akses 11 kampung tadi,” ucapnya.Dari Blang Ramung, para pemuda mengangkut barang dengan kendaraan roda dua yang dibawa menuju kampung masing-masing.“Terus terang, bantuan dari posko kebencanaan yang cenderung besar sekali, yang skala kecil tiga kali. Dari jalur Pamar - Geumpang (Pidie), kami terima sekali dari relawan, kemudian besok akan dijemput kembali. Jarak ke sana sekitar 1 jam perjalanan normal,” sebut Mahyuddin.Baca juga: Masyarakat Aceh Besar Kirim Bantuan 170 Ton Logistik untuk Korban Banjir AcehUntuk proses angkut dari Pamar ke Lut Jaya, Kecamatan Rusip, angkutan bantuan dari relawan dibantu personel Batalyon Yonif TP 854 Dharma Kersaka, Pamar.Sebagai kepala desa ia berharap, agar jalan menuju desa yang terisolir tersebut dapat di akses kendaraan.“Sejauh ini warga Kampung Lut Jaya, Kuala Rawa, Tanjung, Merandeh Paya, serta Paya Tampu juga terisolir, tetapi mereka masih bisa ke Geumpang untuk berbelanja, meski harus mengendarai roda dua,” ujar Mahyuddin.Ia pun berharap, agar jalur Takengon – Geumpang segera diperbaiki, agar masyarakat yang terisolir dan sangat terisolir dapat kembali berkaktivitas.
(prf/ega)
Pascabencana, 11 Kampung di Rusip Antara Aceh Tengah Masih Terisolasi
2026-01-13 12:25:54
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-13 13:10
| 2026-01-13 12:53
| 2026-01-13 12:39
| 2026-01-13 12:24
| 2026-01-13 11:29










































