- Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry mengambil langkah tegas dari dampak banjir di Aceh. Kuliah selama semester ganjil, kini dihentikan atau ditiadakan."Kepada seluruh mahasiswa UIN Ar-Raniry, perkuliahan semester ganjil tahun ajaran 2025/2025 ditiadakan," tulis Instagram resmi UIN Ar-Raniry yang dikutip pada Selasa, .Ada alasan mengapa kuliah terpaksa ditiadakan. Berdasarkan informasi dari akun Instagram resmi UIN Ar-Raniry, perkuliahan semester ganjil Tahun Akademik 2025/2026 ditiadakan sebagai langkah tanggap darurat.Keputusan ini diambil untuk menyesuaikan kondisi pasca-banjir yang mengganggu aktivitas kampus maupun masyarakat di Aceh.Perkuliahan yang belum tuntas dan pelaksanaan ujian akhir semester akan diganti dalam bentuk penugasan lainnya.Baca juga: Mengenal Prodi Dirasat Islamiyah UIN Jakarta dan Prospek KerjanyaBerdasarkan Surat Edaran Rektor Nomor 4125, bentuk penugasan lain yang dapat dikumpulkan melalui email, Google Drive, atau metode lain.Langkah ini bertujuan agar mahasiswa yang sudah berada di daerah asal tidak perlu kembali ke kampus, mengingat layanan internet dan listrik di Aceh saat ini belum normal.Walau kuliah ditiadakan, tetapi jadwal kalender akademik tetap mengikuti ketentuan dalam Surat Edaran Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh Nomor 4062 tentang Penyesuaian Perkuliahan Masa Bencana Alam Banjir dan Longsor di Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026."Hal ini memastikan bahwa seluruh kegiatan akademik tetap sesuai dengan perencanaan meskipun perkuliahan dilaksanakan secara berbeda," tulis UIN Ar-raniry lagi.Baca juga: ITB Buka 27 Prodi Kelas Internasional di 2026, Pendaftaran Buka Awal TahunANTARA/Suhendra BANJIR ACEH TAMIANG: Foto udara dampak kerusakan pascabanjir bandang di Aceh Tamiang, Aceh, Selasa . Dosen juga tetap diwajibkan melaporkan jurnal perkuliahan sebagai bahan pelaporan LKD dan LKR semester ganjil melalui aplikasi SIAKAD.Langkah ini dilakukan untuk menjaga akuntabilitas dan kualitas proses belajar-mengajar selama masa darurat bencana."Semua pimpinan unit kerja di UIN Ar-Raniry bertanggung jawab melakukan pemantauan dan pengendalian kualitas pelaksanaan edaran ini, agar perkuliahan akhir semester ganjil tahun 2025/2026 dapat terlaksana dengan baik," tambahnya.Dengan langkah-langkah tersebut, UIN Ar-Raniry berupaya memastikan proses pendidikan tetap berjalan meski dalam situasi darurat.Baca juga: Beasiswa Kuliah ke Brunei Darussalam Tahun 2026 Dibuka, Cek Syarat dan BenefitnyaBerdasarkan data BNBP, korban tewas per 15 Desember 2025 di Aceh sebanyak 424 orang, yang terluka sebanyak 4.300 orang, dan dinyatakan hilang sebanyak 32 orang.Jumlah korban tewas dapat berubah seiring proses pencarian yang dilakukan petugas dan masyarakat.Pemerintah saat ini masih berupaya melakukan perbaikan infrastruktur yang rusak serta menyalurkan bantuan ke masyarakat terdampak.
(prf/ega)
UIN Ar-raniry Tiadakan Kuliah Selama Semester Ganjil 2025
2026-01-12 05:09:58
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 04:50
| 2026-01-12 04:21
| 2026-01-12 03:39
| 2026-01-12 02:55










































