Farhan Larang Kembang Api di Malam Tahun Baru, jika Nekad Ancaman Kena Sanksi Tipiring

2026-02-04 15:49:46
Farhan Larang Kembang Api di Malam Tahun Baru, jika Nekad Ancaman Kena Sanksi Tipiring
BANDUNG,  - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan memastikan menyalakan kembang di malam pergantian tahun baru merupakan perbuatan yang dilarang."Yang pasti kembang api dan petasan. Itu enggak boleh," ujar Farhan di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalemkaum, Kota Bandung, Selasa .Farhan memastikan orang atau instansi yang kedapatan menyalakan kembang api atau petasan akan dikenakan sanksi tindak pidana ringan.Baca juga: Polresta Solo Tak Keluarkan Izin Kembang Api, Pemkot Hadirkan Hening saat Malam Tahun Baru"Sanksinya tipiring, Tindak pidana ringan," tegasnya.Tidak hanya di tengah kota Bandung saja, Farhan meminta pihak kewilayahan seperti kecamatan hingga kelurahan menindak oknum yang menyalakan kembang api."Di kewilayahan tentu saja, di tingkat kecamatan terutama, ya kan suka bikin acara seperti di ujung berung misalnya di alun-alun juga ada. Yang paling penting adalah satu jangan main kembang api, jangan main petasan," ungkapnya.Baca juga: Dedi Mulyadi Ajak Warga Gelar Doa untuk Aceh, Malam Tahun Baru Tanpa Kembang ApiSalah satu pertimbangan larangan menyalakan kembang api menurut Farhan adalah untuk menunjukkan empati kepada masyarakat Sumatera yang menjadi korban bencana alam."Kita harus menunjukkan empati kepada saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah di Sumatera," tandasnya. Penulis Kontributor Bandung Kompas.com: Putra Prima 


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Dalam pembukaan forum yang berlangsung di Hedley Bull Lecture Theater 3 tersebut, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza Ul Haq juga menekankan bahwa pembudayaan Bahasa Indonesia tak lagi hanya menjadi urusan domestik, tetapi sudah menjadi bagian dari strategi diplomasi yang relevan di tengah perubahan geopolitik kawasan.Ia menyebut bahwa posisi Indonesia dan Australia yang semakin strategis dalam dinamika Indo-Pasifik membuat penguatan bahasa menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda.Menurutnya, kedua negara tidak hanya berbagi kedekatan geografis dan hubungan diplomatik yang panjang, tetapi juga berada pada simpul penting ekonomi masa depan.Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia dan Australia sama-sama memiliki peran besar dalam rantai pasok mineral strategis yang menjadi tulang punggung transisi energi dan industri berkelanjutan. Situasi ini menempatkan kerja sama kedua negara bukan semata hubungan bilateral, tetapi bagian dari arsitektur geoekonomi global.Di atas fondasi itulah, bahasa dan pendidikan dipandang sebagai jembatan yang memperkuat kemitraan jangka panjang. Penguasaan Bahasa Indonesia di Australia maupun peningkatan pemahaman budaya di kedua belah pihak diyakini mampu memperluas ruang kolaborasi, mulai dari dunia akademik, industri, hingga diplomasi publik.“Saya hadir mewakili Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Bapak Abdul Mu’ti dalam acara Kongres Pertama Bahasa Indonesia ini untuk menegaskan komitmen pemerintah Indonesia dalam memperkuat peran Bahasa Indonesia di kawasan regional dan global melalui diplomasi pendidikan dan kebudayaan,” tegasnya.

| 2026-02-04 14:48