JAKARTA, - Seni, Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Temanggung yang menjadi korban eksploitasi di Malaysia, belum bisa dipulangkan ke Indonesia.Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Mukhtarudin mengatakan, penyebab Seni belum bisa kembali ke Tanah Air adalah karena dia masih menjadi saksi korban.“Yang bersangkutan sekarang dalam otoritas Malaysia karena dia saksi korban. Jadi, sekarang yang bersangkutan dalam safe house, jadi rumah aman dari Otoritas Malaysia. Dan dia aman,” kata Mukhtarudin, di kantornya, Selasa .“KBRI juga sudah komunikasi, kami pun sudah komunikasi dengan yang bersangkutan. Tapi, belum bisa dipulangkan. Oleh karena yang bersangkutan saksi korban,” tambah dia.Baca juga: Menteri Mukhtarudin: Indonesia Siaga Penuh Lindungi Pekerja Migran Korban Kebakaran Tai Po Hong KongOleh karena itu, Seni masih harus hadir dalam proses hukum karena dua majikannya telah ditangkap oleh Otoritas Malaysia.Setelah proses hukumnya rampung dan telah diperbolehkan pulang, Mukhtarudin berjanji akan segera memulangkan Seni ke kampung halamannya.“Sedang berjalan (proses hukumnya). Kita menunggu proses di Malaysia-nya. Tapi, yang jelas yang bersangkutan sudah dalam pengamanan kita dan kita koordinasi dengan Otoritas Malaysia,” ujar dia.Dalam kesempatan ini, Mukhtarudin memastikan bahwa Seni bertolak ke Malaysia menjadi PMI secara nonprosedural.“Tapi, siapa pun itu, warga negara kita, kita urus, kita lindungi, kita bantu, kita dampingi,” tegas dia.Baca juga: Komisi V DPR Sorot Sistem Peringatan Dini: Indonesia Ini Dikepung BencanaDiberitakan sebelumnya, seorang warga Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, yang bernama Seni, diduga menjadi korban eksploitasi berat selama lebih dari 20 tahun sebagai pekerja rumah tangga di Malaysia.Selama periode tersebut, Seni tidak mendapatkan gaji dan mengalami penganiayaan, sementara kabar mengenai keberadaannya tidak jelas bagi keluarga dan tetangga."Warga sempat berpikir Seni sudah meninggal," ungkap Marsiah, tetangga Seni, kepada Kompas.com, Senin .Seni, yang berasal dari Dusun Letih, Desa Mergowati, Kecamatan Kedu, membuat keluarganya dan warga setempat berusaha mencari informasi tentangnya setelah ia hijrah ke Malaysia.Namun, semua usaha tersebut tidak membuahkan hasil."Sudah ke sana sini. Pakai dukun juga," tambah Marsiah.Baca juga: Anggota DPR: Jangan sampai Warga Terdampak Bencana Merasa Ditinggal PemerintahKakak ipar Seni, Walmi, menjelaskan bahwa adiknya sempat mengirimkan beberapa surat kepada suami dan orang tuanya.Namun, komunikasi terputus hingga beberapa hari yang lalu ketika Seni berhasil dihubungi melalui video call."Satu keluarga kumpul di sini (rumah Walmi) untuk video call. Senang dapat kabarnya (selamat)," ujar dia.
(prf/ega)
Seni, PMI asal Temanggung yang Dieksploitasi 20 Tahun di Malaysia Belum Bisa Dipulangkan
2026-01-12 04:57:17
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 04:22
| 2026-01-12 03:47
| 2026-01-12 03:33
| 2026-01-12 03:17










































