Ini Daftar Penyakit yang Dinyatakan Tak Memenuhi Syarat Haji 2026

2026-02-04 06:40:54
Ini Daftar Penyakit yang Dinyatakan Tak Memenuhi Syarat Haji 2026
JAKARTA, – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengumumkan daftar penyakit dan kondisi kesehatan yang dinyatakan tidak memenuhi syarat istitha'ah atau kemampuan fisik dan mental untuk melaksanakan ibadah haji tahun 2026.Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, mengatakan ketentuan ini merupakan kebijakan resmi pemerintah Arab Saudi sebagai bagian dari pengetatan aspek kesehatan jemaah pada musim haji 2026 dan tahun-tahun berikutnya.“Pemerintah Kerajaan Arab Saudi melalui Kementerian Haji dan Umrah bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan Arab Saudi telah menetapkan kebijakan terbaru terkait penyakit dan kondisi kesehatan yang dinyatakan tidak memenuhi syarat istitha'ah haji untuk musim haji tahun 2026 Masehi,” kata Irfan dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu .Baca juga: Seleksi Petugas Haji Dimulai November 2025, Kemenhaj Janji Transparan dan AkuntabelMenurut Irfan, kebijakan ini bertujuan memastikan jemaah yang berangkat benar-benar dalam kondisi fisik dan mental yang mampu melaksanakan seluruh rangkaian ibadah dengan aman.“Penetapan ini bertujuan untuk memastikan bahwa ibadah haji dilaksanakan oleh jemaah yang secara fisik dan mental benar-benar mampu sehingga tidak membahayakan diri sendiri maupun jemaah lain selama menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci,” ujarnya.Berdasarkan penetapan dari pemerintah Arab Saudi, ada sejumlah penyakit dan kondisi yang dinyatakan tidak memenuhi syarat istitha'ah untuk haji 2026.Beberapa di antaranya meliputi gagal fungsi organ vital, seperti gagal ginjal yang memerlukan cuci darah rutin, gagal jantung berat, kerusakan hati berat, serta penyakit paru kronis dengan kebutuhan oksigen terus-menerus.Selain itu, penyakit saraf atau gangguan kejiwaan berat yang memengaruhi kesadaran dan aktivitas, termasuk lansia dengan demensia, juga masuk dalam daftar.Baca juga: Resmi! Ini Jadwal Pemberangkatan, Puncak Ibadah Haji 2026, hingga Pemulangan JemaahKondisi lain yang tidak memenuhi syarat kesehatan adalah kehamilan berisiko tinggi, terutama pada trimester ketiga, serta penyakit menular aktif seperti tuberkulosis paru terbuka dan demam berdarah.Kanker stadium lanjut atau pasien yang sedang menjalani kemoterapi, penyakit jantung koroner dan hipertensi tidak terkontrol, diabetes melitus tidak terkontrol, serta penyakit autoimun yang tidak terkendali juga termasuk dalam kategori tersebut.Selain itu, epilepsi, stroke, dan gangguan mental berat turut menjadi bagian dari daftar penyakit yang dinilai tidak memenuhi syarat kesehatan haji.“Calon jemaah dengan kondisi tersebut dipastikan tidak memenuhi syarat kesehatan atau istitha'ah dan berpotensi tidak lolos pemeriksaan kesehatan di Indonesia maupun ditolak berangkat atau bahkan dipulangkan oleh otoritas Arab Saudi,” tegas Irfan.Baca juga: Kemenhaj Rilis Rencana Perjalanan Haji 2026, Jamaah Masuk Asrama 21 AprilMerespons kebijakan ini, pemerintah Indonesia akan memperketat proses pemeriksaan kesehatan jemaah sejak tahap awal pendaftaran.“Kebijakan ini adalah langkah preventif demi menjaga keselamatan, kelancaran, dan kekhusyukan ibadah haji bagi seluruh jemaah Indonesia di Tanah Suci,” ujar Irfan.Sebelumnya, Kementerian Haji dan Umrah juga menyampaikan bahwa puncak ibadah haji 2026 akan berlangsung pada 25 Mei 2026. Pemerintah berharap seluruh calon jemaah memastikan kondisi fisik dan mentalnya benar-benar siap sebelum berangkat ke Tanah Suci.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-02-04 06:17