Melukis Prabowo dengan Mulut

2026-01-12 07:00:45
Melukis Prabowo dengan Mulut
KARANGANYAR, – Pelukis cilik tunadaksa asal Jumapolo, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Muhammad Tegar (10), menjadi salah satu peserta dalam ajang Gelar Karya Vokasi Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus (PKPLK) Kementerian Pendidikan.Ia mewakili Kabupaten Karanganyar dalam kegiatan yang digelar di Jakarta pada 17–18 Desember 2025.Di usianya yang masih belia, serta dengan kondisi organ gerak kaki dan tangan yang tidak sempurna, Tegar mampu menginspirasi banyak orang melalui ketekunan dan keteguhan hatinya.Bocah kelas 2 SLB Putra Mandiri, Tegar melukis dengan menggunakan mulutnya.SLB Putra Mandiri sendiri didirikan oleh pasangan suami istri Muhammad Fajar Yanto dan Ita Sulistyowati.Menurut para guru, Tegar memiliki ketertarikan kuat pada seni lukis sejak awal masuk sekolah tersebut.Baca juga: Priyo Bertahan di Pasar Beringharjo, Menjaga Kaset Pita dari Lupa ZamanMenurut Muhammad Fajar, kehadiran Tegar memberikan warna tersendiri bagi SLB Putra Mandiri.Ia menjadi contoh nyata bahwa setiap anak disabilitas memiliki potensi yang berbeda-beda.Fajar mengungkapkan, Tegar bahkan dengan tegas menolak tawaran untuk menjadi atlet karena bercita-cita menjadi pelukis profesional."Kemarin itu kami mikirnya mau mengajari Tegar, tetapi karena melihat kesungguhan Tegar malah kami (para guru) yang belajar. Ternyata banyak potensi anak yang bisa digalih," ujarnya saat dihubungi Kompas.com.Tegar mulai bersekolah di SLB Putra Mandiri sebagai murid pindahan dari sekolah dasar reguler sekitar satu tahun lalu.Dalam waktu tersebut, ia sudah mampu menghasilkan empat karya lukisan dengan teknik melukis menggunakan mulut.Dari empat karya tersebut, tiga lukisan telah terjual dengan harga Rp 1 juta per karya.Untuk menyelesaikan satu lukisan, Tegar biasanya membutuhkan waktu hingga dua minggu karena ia melukis dengan sangat detail."Sebelumnya yang hanya menggambar corat-coret saja, dengan dukungan guru yang memahami Tegar bahkan mampu melukis menggunakan kanvas dan tinta acrilic," jelas dia.


(prf/ega)