- Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) secara resmi menjelaskan penyebab tanah longsor di sejumlah titik perbukitan Kota Sibolga, Sumatera Utara sejak Senin .Longsor di Sibolga dilaporkan terjadi di enam titik yang mengelilingi kawasan Bukit Tangga Seratus.Lokasi terdampak tersebut antara lain kawasan Tangga Seratus, area sekitar Cafe Rumah Uci di Kelurahan Pasar Baru, Bukit Aido di Kelurahan Pancuran Gerobak, Kelurahan Aek Parombunan, serta beberapa titik lain di perbukitan sisi selatan hingga tenggara Sibolga.Baca juga: Jaringan Putus, SAR Kesulitan Perbarui Data Banjir di Tapteng dan SibolgaPVMBG menyebut hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung sejak malam hingga dini hari menjadi pemicu utama tanah longsor di Sibolga.Hujan terus-menerus menyebabkan lereng perbukitan jenuh air dan memicu runtuhan material lapuk di bagian atas lereng.Selain itu, longsoran terjadi karena ada gerakan tanah.Berdasarkan rekaman visual dan kondisi geomorfologi umum wilayah Sibolga, PVMBG mengidentifikasi beberapa tipe gerakan tanah, antara lain longsoran dangkal pada lereng curam dan longsoran translasi pada bidang lemah batuan intrusi.Selain itu, PVMBG juga mencatat adanya aliran bahan rombakan, terutama di kawasan Pasar Baru–Aek Parombunan.Lalu, longsoran tebing jalan pada lokasi yang mengalami pemotongan lereng untuk permukiman dan jaringan jalan kota.Secara geomorfologi, wilayah bencana berada pada morfologi perbukitan curam hingga sangat curam dengan kemiringan lereng sekitar 25-60 persen.Permukiman di kaki lereng umumnya berdiri di atas tanah lapukan tebal dan koluvium dengan kemiringan 15-30 persen.Lokasi seperti Tangga Seratus, Bukit Aido, dan Aek Parombunan berada pada zona transisi antara tubuh dan kaki lereng, yang dikenal sebagai area paling rentan mengalami tanah longsor.Daerah ini juga memiliki banyak alur drainase pendek dan curam yang mempercepat aliran permukaan saat hujan lebat, sehingga meningkatkan tekanan air pori dan risiko longsor.Baca juga: WALHI Ungkap Penyebab Banjir Sibolga–Tapanuli: Hutan Sudah GundulPVMBG menjelaskan, keenam titik longsor di Sibolga berada pada Komplek Perbukitan Tangga Seratus yang merupakan bagian dari Granit Sibolga.Struktur batuan di wilayah tersebut memiliki patahan berarah utara–selatan di sisi timur lokasi bencana dan rekahan batuan berorientasi barat laut–tenggara.
(prf/ega)
PVMBG: Intensitas Hujan dan Tanah Bergerak Jadi Penyebab Longsor di Sibolga
2026-01-12 06:53:54
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 05:56
| 2026-01-12 05:09










































