MELAWI, – Tiga individu orangutan hasil rehabilitasi dilepasliarkan ke kawasan Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya (TNBBBR), wilayah kerja Resort Mentatai, Kecamatan Menukung, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat (Kalbar).Adapun tiga orangutan yang dilepasliarkan yakni Badul, Korwas, dan Asoka.Ketiganya merupakan individu titipan BKSDA Kalbar yang menjalani proses penyelamatan dan rehabilitasi di Pusat Penyelamatan dan Rehabilitasi Orangutan YIARI, Desa Sungai Awan Kiri, Kabupaten Ketapang.Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalbar, Murlan Dameria Pane, mengatakan TNBBBR dipilih sebagai lokasi pelepasliaran karena masih memiliki tutupan hutan yang baik, ketersediaan pakan alami yang melimpah, serta tingkat gangguan manusia yang relatif rendah.Baca juga: Menjaga Napas Terakhir Orangutan Tapanuli dari Ancaman Banjir dan Hilangnya Rimba“Status kawasan sebagai taman nasional dengan pengawasan rutin dinilai mampu memberikan rasa aman bagi orangutan yang dilepasliarkan,” kata Murlan dalam keterangan tertulis, Kamis .Orangutan berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem hutan, antara lain sebagai penyebar biji dan pembuka ruang tumbuh bagi vegetasi.Badul, orangutan jantan, sebelumnya hidup dekat dengan manusia dan sempat dititiprawatkan di Sinka Island Park, Singkawang, sebelum dipindahkan ke YIARI pada 25 November 2017.Selama delapan tahun rehabilitasi, Badul menunjukkan perkembangan signifikan.Ia kini aktif menjelajah, mampu mencari pakan alami, dan membuat sarang secara mandiri.Dengan kondisi kesehatan yang baik, Badul dinilai siap kembali ke hutan.Korwas, orangutan betina, diselamatkan dari kasus perdagangan ilegal satwa liar melalui media sosial dan tiba di YIARI pada 23 Agustus 2017.Saat pertama kali datang, ia mengalami infeksi jamur kulit.Setelah menjalani perawatan dan rehabilitasi, perilaku liarnya berkembang dengan baik.Korwas kini memiliki daya jelajah luas, kemampuan mencari pakan yang baik, dan cenderung menghindari manusia.Baca juga: 50 Orangutan Tapanuli Diperkirakan Mati Diterjang Banjir Sumatera, Ancam Punahnya SpesiesSementara itu, Asoka merupakan orangutan jantan yang diselamatkan dari warga di Sungai Besar saat masih bayi.
(prf/ega)
Badul, Korwas, dan Asoka: Kisah Panjang 3 Orangutan Menuju Kebebasan di Rimba Kalimantan
2026-01-12 04:17:45
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 03:15
| 2026-01-12 03:12
| 2026-01-12 02:53
| 2026-01-12 02:43
| 2026-01-12 02:39










































