Cirebon Ditawari Proyek Desalinasi, Pemda Tekankan Tarif Terjangkau

2026-02-05 09:20:53
Cirebon Ditawari Proyek Desalinasi, Pemda Tekankan Tarif Terjangkau
Upaya Pemerintah Kabupaten Cirebon dalam mengatasi kebutuhan air bersih mendapat angin segar. Bupati Cirebon, Imron, mengungkapkan sudah ada investor yang menyatakan minat untuk berinvestasi dalam pembangunan fasilitas pengolahan air laut menjadi air bersih (desalinasi) di wilayah pesisir Cirebon.Investor tersebut adalah PT Mahardika, yang berencana membangun instalasi pengolahan air laut di dua titik, yakni kawasan Cirebon timur dan Cirebon utara."Dia (PT Mahardika) akan investasi, investasinya untuk pengolahan air laut menjadi air tawar," kata Imron di Cirebon, Selasa (25/11/2025).Imron menegaskan bahwa pemerintah daerah mendukung penuh rencana tersebut selama pelaksanaannya tetap mengedepankan kepentingan masyarakat. Salah satu perhatian utama adalah tarif air bersih yang akan dihasilkan dari proses desalinasi."Kami berharap, yang penting bagi kami masyarakat itu terukur. Tidak lebih mahal daripada yang sekarang," ujarnya.Air hasil pengolahan dikabarkan akan dimanfaatkan untuk dua sektor sekaligus kebutuhan rumah tangga dan kebutuhan industri di Kabupaten Cirebon. Salah satu skema yang dibahas adalah pasokan air baku ke PDAM, sehingga distribusi air bersih kepada warga lebih terjamin."Justru nanti PDAM yang ngambil dari situ," katanya.Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Cirebon, Hilmy Riva'i, mengatakan dari sisi pendanaan, proyek ini mendapat dukungan lembaga pembiayaan berbasis syariah. Investor menggandeng mitra internasional, termasuk perusahaan dari Korea Selatan, serta konsorsium finansial dari Arab Saudi, Kuwait, Qatar, dan Uni Emirat Arab. Menurut Hilmy, pola bisnis yang ditawarkan tidak hanya berorientasi pada keuntungan."Profitnya ada, tapi tidak profit oriented. Mereka tetap mengusung kebutuhan sosial," jelasnya.Pada tahap awal audiensi, skema kerja sama yang ditawarkan adalah Build Operate Transfer (BOT), di mana pemerintah daerah menyediakan lahan, sementara investor membangun dan mengoperasikan fasilitas desalinasi tersebut.Meski demikian, Hilmy menyebut ada sejumlah hal yang masih perlu dibahas lebih lanjut, terutama mengenai kewenangan pemanfaatan wilayah laut yang berada di bawah otoritas Pemerintah Provinsi Jawa Barat."Karena ini laut yang digarap, bukan kewenangan kita. Itu kewenangan provinsi, jadi harus ada diskusi kelanjutan," katanya.Selain itu, penentuan lahan milik pemerintah daerah yang akan digunakan juga masih dalam tahap kajian. Kebutuhan air bersih masyarakat Cirebon saat ini mencapai sekitar 100 ribu meter kubik per hari. Investor, kata Hilmy, bahkan menyatakan kemampuan menyuplai hingga 4,7 juta meter kubik per hari untuk kebutuhan konsumsi yang jumlahnya jauh lebih besar dari kebutuhan eksisting.Selain itu, investor disebut sanggup menyediakan 477 juta meter kubik per hari untuk kebutuhan industri dan sektor lainnya.Terkait nilai total investasi, Hilmy mengatakan masih menunggu hasil penghitungan rinci. "Belum disebutkan berapa nilainya, kita masih hitung-hitung dulu kebutuhannya berapa," ujar dia.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-02-05 09:58