Dahsyatnya Banjir Bak Tsunami Kecil di Aceh Utara….

2026-01-14 05:59:51
Dahsyatnya Banjir Bak Tsunami Kecil di Aceh Utara….
ACEH UTARA, – Memasuki hari kesembilan pascabanjir besar yang melanda Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, mulai terlihat betapa dahsyatnya dampak bencana tersebut.Salah satu kejadian paling ekstrem terjadi di Desa Blang Peuria, Kecamatan Samudera, di mana sebuah rumah warga bergeser sekitar 500 meter dari lokasi asal hingga ke badan jalan. Hingga Minggu , rumah tersebut masih berada di badan jalan karena terseret kuatnya arus banjir.Selain itu, lima rumah lainnya hanyut dan hancur terbawa arus.Ramadhan (33), salah seorang saksi mata, mengaku menyaksikan langsung derasnya arus banjir yang meluluhlantakkan rumah dan menyeret warga.“Ini bukan banjir biasa. Awalnya kami kira seperti banjir biasa, arus agak pelan walau ketinggian bertambah. Ternyata arusnya deras sekali, di depan mata saya orang terbawa arus,” kata Ramadhan penuh haru.Baca juga: Bupati Menangis Minta Bantuan Presiden, Aceh Timur Dilanda Banjir Mirip Tsunami 2004Ia juga menyebutkan bahwa beberapa warga bahkan sempat diterjang arus hingga terpental ke pohon dan atap rumah.“Jika ada warga di luar sana bilang ini banjir tidak dahsyat, itu nalurinya di mana? Ini memang tsunami, layaknya tsunami kecil,” ujarnya.Di kawasan itu, lima warga kehilangan rumah, dan kini membangun tenda darurat di badan jalan selama banjir mulai menyusut.Saksi mata lainnya, Muhammad Abdul, juga menggambarkan betapa mengerikannya situasi saat banjir menerjang.“Saya pikir sudah meninggal dunia. Allah Maha Baik, saya masih selamat,” ucapnya.Sebelumnya diberitakan, banjir juga merendam sejumlah wilayah lainnya di Aceh, yakni Kabupaten Aceh Timur, Kota Lhokseumawe, Kabupaten Bireuen, Kota Langsa, Pidie, Pidie Jaya, dan Kabupaten Aceh Utara.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Hingga kini, tolok ukur tersebut baru mampu dicapai Ducati, yang mendominasi klasemen konstruktor dengan enam gelar juara beruntun.Honda tercatat sebagai pabrikan pertama yang naik level dalam sistem konsesi sejak skema A-B-C-D diberlakukan pada awal 2024.Honda berhasil melampaui ambang batas 35 persen poin, sehingga berhak bergabung dengan KTM dan Aprilia di kategori C.Baca juga: Cara Mengecas Motor Listrik yang Bikin Baterai AwetDengan perubahan itu, Yamaha kini menjadi satu-satunya pabrikan yang masih berada di kategori D.Dok. HRC Aleix Espargaro menjadi pebalap tes untuk Honda Racing Corporation (HRC)Kondisi tersebut membuat Yamaha tetap menikmati konsesi penuh, termasuk kebebasan pengembangan mesin serta tes privat bersama pebalap utama.“Ini soal di mana kami harus berada, kami harus ada di A. Jadi ini adalah langkah pertama yang logis yang harus kami lakukan,” kata Espargaro, dikutip dari Crash, Selasa .Kenaikan peringkat Honda tidak lepas dari performa solid pada akhir musim 2025.Pada seri penutup musim, Luca Marini finis di posisi ketujuh, hasil krusial yang dibutuhkan Honda untuk melampaui ambang batas poin konsesi.Baca juga: Persiapan Touring Libur Nataru: Ini Item yang Harus Dibawa BikerSelain Marini, performa positif juga ditunjukkan Joan Mir yang meraih beberapa podium, serta Johann Zarco yang berhasil memenangi satu balapan.AFP/LOIC VENANCE Pebalap LCR Honda, Johann Zarco, memacu motornya selama sesi latihan bebas di MotoGP Perancis 2025 di Sirkuit Le Mans pada 10 Mei 2025.Zarco pun menutup musim sebagai pebalap Honda terbaik di klasemen dunia, finis di posisi ke-12, unggul enam poin dari Marini.Espargaro turut menyoroti intensitas program pengujian yang dijalani Honda sepanjang musim. “Sungguh luar biasa seberapa banyak kami bekerja. Saya menjalani tes di Malaysia, lalu kembali ke Eropa, kemudian ke Aragon sebelum tampil wild card di Valencia. Ini menunjukkan besarnya komitmen Honda,” ujarnya.Terkait minimnya konsesi yang dimiliki Ducati, Espargaro membandingkannya dengan perkembangan motor Honda selama musim berjalan. “Dengan segunung material dan ratusan lap pengujian, perubahan motor dalam enam bulan terakhir sungguh luar biasa,” katanya. “Honda membawa banyak pembaruan untuk Joan dan Luca. Misalnya, kami memiliki tiga pembaruan mesin selama musim berjalan, dan mesin yang digunakan sekarang sangat cepat,” ucap Espargaro.Mulai seri pembuka MotoGP 2026, Honda akan bergabung dengan Ducati, KTM, dan Aprilia dalam aturan pembekuan mesin.Sementara itu, era baru MotoGP dengan mesin 850 cc dijadwalkan resmi dimulai pada 2027.

| 2026-01-14 06:03