Mobil CVT Terendam Banjir? Kenali Tanda Awal Kerusakan Transmisi

2026-02-03 13:48:59
Mobil CVT Terendam Banjir? Kenali Tanda Awal Kerusakan Transmisi
JAKARTA, - Transmisi CVT dikenal halus dan minim hentakan.Namun, karakter tersebut bisa berubah drastis ketika komponen di dalamnya kemasukan air.Kondisi ini kerap terjadi setelah mobil menerobos banjir atau akibat air masuk dari jalur yang tak disadari pemilik, seperti saat pencucian ruang mesin.Baca juga: [POPULER OTOMOTIF] Daftar Tol Baru Indonesia, Mobil yang Disuntik MatiMasalahnya, gejala awal CVT kemasukan air sering kali tidak langsung disadari karena masih terasa bisa digunakan.Menurut Fredy, Direktur Domo Transmisi, salah satu tanda paling awal yang muncul adalah bunyi tidak wajar dari area transmisi.“Biasanya mulai terdengar suara dengung, gesekan, atau seperti berisik halus saat mobil berjalan. Itu indikasi awal oli CVT sudah tercampur air,” katanya kepada Kompas.com, Kamis .Fredy menjelaskan, air yang masuk ke dalam sistem CVT akan merusak kualitas oli transmisi.Otospector CVT pada mobil matik.Padahal, oli CVT berfungsi bukan hanya sebagai pelumas, tetapi juga sebagai media kerja untuk meneruskan tenaga dan mengatur tekanan hidrolik.Ketika tercemar air, kemampuan oli dalam menjaga tekanan dan melumasi komponen akan menurun drastis.Gejala berikutnya yang sering dirasakan pengemudi adalah perpindahan rasio CVT yang mulai terasa aneh.Mobil bisa terasa lebih berat saat awal jalan, respons pedal gas melambat, atau putaran mesin naik lebih tinggi dari biasanya tanpa diikuti akselerasi yang sepadan.“Kalau sudah agak parah, mobil terasa seperti selip. RPM naik tapi laju mobil lambat, atau muncul jeda saat akselerasi. Ini karena tekanan oli CVT sudah tidak stabil,” ujar Fredy.Baca juga: H-1 Tahun Baru, Polisi Tutup Jalur Wisata Puncak Bogor untuk Car Free NightSelain itu, getaran halus juga bisa muncul, terutama saat mobil melaju pelan atau berhenti lalu kembali berjalan.Getaran ini sering disalahartikan sebagai masalah mesin atau kaki-kaki, padahal sumbernya berasal dari kerja CVT yang tidak lagi optimal akibat kontaminasi air.Fredy menambahkan, pada beberapa kasus, indikator peringatan di dasbor juga bisa menyala.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-02-03 11:42