10 Jenazah Korban Bencana Banjir dan Longsor di Kabupaten Nduga Telah Ditemukan, Masih Tersisa 13 Korban

2026-01-14 21:00:55
10 Jenazah Korban Bencana Banjir dan Longsor di Kabupaten Nduga Telah Ditemukan, Masih Tersisa 13 Korban
NDUGA, - Pemerintah Kabupaten Nduga melalui Tim Penanganan Bencana Alam di Distrik Dal dan Mebarok terus berupaya mencari korban bencana yang terjadi 1 November 2025.Hingga saat ini, tim gabungan telah menemukan 10 jenazah, sementara 5 korban lainnya masih dalam pencarian di Distrik Dal.Di Distrik Mebarok, dari 8 orang yang dilaporkan hanyut, baru satu orang yang ditemukan.Ketua Tim Penanganan Bencana, Otomi Gwijangge, menjelaskan bahwa dari total 23 orang yang dinyatakan hilang pascabanjir dan longsor di Distrik Dal dan Distrik Mebarok, tim baru menemukan 10 orang dan masih tersisa 13 orang.Baca juga: Tragedi Banjir Nduga: Lagi, 4 Korban Ditemukan Tewas, 14 Masih Hilang"Dari 23 orang yang hilang, 15 orang berasal dari Distrik Dal dan 8 orang dari Distrik Mebarok," ungkapnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa pagi.Berdasarkan data yang dihimpun, pencarian korban di Distrik Mebarok menghadapi kendala geografis yang sulit dijangkau.Otomi menekankan pentingnya dukungan dari berbagai pihak, termasuk Pemda Provinsi Papua Pegunungan, Pusat, Basarnas, serta TNI/Polri.“Pencarian dilakukan sepanjang aliran Kali Kenyam—mulai dari hulu hingga hilir—dan akan terus berlanjut selama satu minggu ke depan,” jelasnya.Namun, Otomi mengaku pihaknya mulai kewalahan karena minimnya dukungan dari instansi terkait, termasuk Basarnas dan TNI/Polri.Baca juga: Pencarian 18 Korban Banjir dan Longsor di Nduga Terkendala Medan Sulit“Selama ini yang aktif hanya tim dari pemerintah daerah, masyarakat, dan keluarga korban. Kami terus bekerja keras, tapi keterbatasan fasilitas menjadi kendala besar,” ujarnya.Otomi menegaskan bahwa saat ini pemerintah daerah sangat membutuhkan dukungan serius dari Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan dan Pemerintah Pusat.Bantuan yang diperlukan antara lain transportasi udara seperti helikopter untuk evakuasi, serta bahan makanan dan logistik bagi masyarakat terdampak.“Kami mohon perhatian dan bantuan dari Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Pusat. Kondisi di lapangan sangat sulit, akses menuju lokasi kejadian hanya bisa ditempuh lewat udara."Baca juga: 5 Korban Banjir dan Longsor di Nduga Ditemukan, 4 Teridentifikasi"Kami butuh heli dan bantuan logistik untuk melanjutkan evakuasi korban yang tersisa,” ungkapnya.Pemerintah Kabupaten Nduga berharap status Kejadian Luar Biasa (KLB) yang telah ditetapkan dapat menjadi dasar bagi pemerintah di tingkat provinsi dan nasional untuk segera turun tangan memberikan bantuan.“Tim kami tidak akan berhenti sampai seluruh korban ditemukan. Tapi tanpa dukungan dari provinsi dan pusat, proses ini akan berjalan sangat lambat,” tutup Otomi.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-01-14 21:40