Enzo Maresca Tak Khawatir Usai Antoine Semenyo Disebut Lebih Dekat ke Man City

2026-02-04 02:55:00
Enzo Maresca Tak Khawatir Usai Antoine Semenyo Disebut Lebih Dekat ke Man City
- Pelatih Chelsea, Enzo Maresca, menanggapi kabar bahwa peneyerang sayap Bournemouth, Antoine Semenyo, kini lebih dekat bergabung dengan Manchester City.Enzo Maresca menegaskan dirinya tidak khawatir dan merasa skuad Chelsea saat ini sudah cukup.Penampilan impresif Antoine Semenyo di musim 2025-2026 membuat namanya menjadi sorotan.Pemain asal Ghana itu telah tampil dalam 16 laga Liga Inggris (Premier League) bersama The Cherries, mencetak 8 gol dan 3 assist.Jumlah gol Semenyo hanya kalah dari Erling Haaland (19 gol) dan Igor Thiago (11 gol).Baca juga: Hasil Piala Liga Inggris: Menang Adu Penalti, Arsenal Tantang Chelsea di SemifinalSelain tajam, winger berusia 25 tahun ini juga memiliki fleksibilitas tinggi, karena bisa dimainkan sebagai penyerang tengah selain posisi naturalnya sebagai winger.Performa luar biasa Semenyo membuatnya menjadi incaran sejumlah anggota Big Six Liga Inggris.Salah satunya adalah Chelsea, yang sempat menunjukkan ketertarikan.Namun, menurut laporan jurnalis Italia, Fabrizio Romano, Chelsea akhirnya menarik diri dari perlombaan mendapatkan Semenyo setelah melakukan kontak awal dengan sang pemain.Alasan mundurnya Chelsea tidak diungkapkan, namun langkah tersebut dikabarkan menguntungkan Manchester City.The Citizens kini disebut berada di posisi terdepan untuk mengamankan tanda tangan Semenyo, dengan klausul pelepasan senilai 65 juta pounds (sekitar Rp 1,2 triliun) yang akan aktif pada Januari mendatang.Baca juga: Poros AC Milan-Chelsea Bisa Terbentuk Lagi di Bursa Transfer JanuariSemenyo juga dikabarkan tertarik merapat ke Etihad Stadium.Reputasi Manchester City sebagai klub tersukses di Liga Inggris dalam dekade terakhir menjadi salah satu alasan winger Ghana itu kepincut untuk bergabung.AFP/GLYN KIRK Penyerang Bournemouth, Antoine Semenyo, merayakan gol ke gawang Fulham pada laga lanjutan Premier League di Stadion Vitality pada 3 Oktober 2025.Meski kehilangan kesempatan mendatangkan Semenyo, Enzo Maresca menegaskan dirinya tidak kecewa.Maresca menyatakan, skuad Chelsea saat ini sudah memadai dan timnya tidak membutuhkan tambahan amunisi baru di bursa transfer musim dingin 2026.Baca juga: AC Milan Lirik Bek Terpinggirkan Chelsea Usai Gagal Reuni dengan Thiago Silva"Saya sangat menyukai skuad yang kami miliki saat ini," kata Maresca dikutip dari Football London."Jadi, saya rasa kami tak perlu melakukan apa pun di bursa transfer," tambah pelatih Chelsea itu.Dengan demikian, meski Manchester City tampak berada di depan untuk mendapatkan Antoine Semenyo, Chelsea di bawah arahan Maresca tetap fokus pada komposisi pemain yang ada dan tidak merasa dirugikan oleh peluang tersebut


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Bersamaan dengan hal tersebut, pemateri sekaligus psikolog, Muslimah Hanif mengatakan, hasil dari rapid asesmen yang dilakukan menunjukkan lebih dari 50 persen peserta menunjukkan emosi cenderung sedih.Ada sebagian dari mereka menunjukkan hasil emosi senang karena dapat bermain dan berjumla dengan teman-temannya.Hasil lain juga didapat dari wawancara informal dengan kepala sekolah dan guru. Sebagian besar dari mereka masih merasa cemas dan memerlukan bantuan untuk mengurangi rasa khawatir terkait dengan kondisi cuaca yang masih tidak menentu serta dampak dari bencana yang terjadi, ujar Muslimah.Selanjutnya, Kemendikdasmen juga akan melakukan pendampingan psikososial di beberapa titik lokasi bencana. Dengan harapan, warga satuan pendidikan terdampak bencana tetap semangat dan terbangun rasa senang dalam proses pembelajaran.DOK. KEMENDIKDASMEN Mendikdasmen Abdul Mu?ti saat mengajak siswa menyanyi bersama di tenda darurat Dusun Suka Ramai, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara .Pemulihan psikologis murid menjadi langkah penting sebelum proses belajar-mengajar dimulai kembali. Tanpa penanganan tepat, trauma ini dapat berkembang menjadi gangguan jiwa serius di kemudian hari dan menghambat potensi anak-anak dalam jangka panjang.Anak-anak dan remaja adalah kelompok sangat rentan terhadap trauma pascabencana. Mengalami banjir, kehilangan rumah, harta benda, atau bahkan orang yang dicintai dapat memicu gangguan kesehatan mental.Baca juga: Kementrans Monitoring Kawasan Transmigrasi Terdampak Banjir SumateraPenting juga untuk diingat bahwa guru juga menjadi korban dan mengalami trauma. Guru yang lelah secara emosional atau mengalami trauma sendiri tidak akan siap untuk mengajar secara efektif, yang pada akhirnya memengaruhi siswa.Dukungan tepat dan berkelanjutan sangat penting agar anak-anak dapat memproses trauma yang mereka alami, bangkit kembali, dan melanjutkan tugas perkembangan mereka dengan baik.

| 2026-02-04 02:43