- Bencana banjir dan tanah longsor melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, sejak Sabtu .Hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan barat Cilacap selama tiga hari berturut-turut hingga Senin , menyebabkan air dari daerah hulu tak tertampung.Akibatnya, beberapa desa di enam kecamatan terendam air dan sebagian wilayah perbukitan mengalami longsor.Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap pun turun langsung ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan penanganan darurat.Baca juga: Tol Gedebage–Cilacap Ditargetkan Mulai 2026, Getaci Akan Jadi Tol Terpanjang di IndonesiaDilansir dari TribunBanyumas.com, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cilacap, Taryo, menyebutkan daftar wiayah yang terdampak banjir.Ia mengatakan bahwa wilayah terdampak banjir meliputi Desa Ujungagak Kecamatan Kampunglaut, Desa Panulisan Barat Kecamatan Dayeuhluhur, Desa Mandala Kecamatan Cimanggu, Desa Bantarsari Kecamatan Bantarsari, Desa Padangjaya Kecamatan Majenang, serta Desa Sidamulya Kecamatan Wanareja.“Intensitas hujan yang tinggi sejak Sabtu siang membuat air dari daerah hulu tak tertampung dan menyebabkan banjir di beberapa wilayah,” kata Taryo, Senin .Baca juga: Separuh Ruas Tol Pejagan–Cilacap Akan Melintasi Banyumas, Ini Daftar LokasinyaBanjir tersebut berdampak pada 261 kepala keluarga atau 908 jiwa. Sebanyak 41 kepala keluarga dengan 74 jiwa harus mengungsi ke Madrasah Ibtidaiyah Ma’arif Sidamulya di Kecamatan Wanareja.BPBD mencatat 239 rumah terendam air, tiga fasilitas umum seperti sekolah, masjid, dan balai desa turut terdampak, serta dua hektare lahan sawah terendam.Adapun total kerugian akibat banjir masih dalam proses pendataan.Selain banjir, hujan ekstrem juga memicu tanah longsor di beberapa desa dengan kontur tanah labil.Longsor dilaporkan terjadi di Desa Panulisan Barat dan Desa Bingkeng Kecamatan Dayeuhluhur, Desa Salebu Kecamatan Majenang, serta Desa Babakan, Susurunda, dan Ciporos di Kecamatan Karangpucung.Kejadian serupa juga menimpa Desa Mandala di Kecamatan Cimanggu.“Kontur tanah yang jenuh air membuat sejumlah tebing dan lereng tidak mampu menahan beban air, hingga akhirnya longsor,” ujar Taryo.Sebanyak enam kepala keluarga atau 22 jiwa terdampak, dengan enam rumah terancam rusak berat dan tujuh fasilitas umum seperti jalan kabupaten ikut terdampak.
(prf/ega)
Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah di Cilacap, Ratusan Warga Mengungsi
2026-01-13 13:03:56
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-13 12:30
| 2026-01-13 11:36
| 2026-01-13 11:24
| 2026-01-13 11:16










































