Kamu Malas Mandi? Coba Mesin Cuci Manusia Ini, Bisa Rebahan Tanpa Gosok-Bilas

2026-01-12 00:14:59
Kamu Malas Mandi? Coba Mesin Cuci Manusia Ini, Bisa Rebahan Tanpa Gosok-Bilas
OSAKA, - Perangkat inovatif yang dijuluki "Mesin Cuci Manusia Mirai" mulai dipasarkan di Jepang dengan harga mencapai 60 juta yen atau sekitar Rp 6,4 miliar.Alat futuristik ini dikembangkan oleh perusahaan teknologi asal Osaka, Science, dan dirancang untuk membersihkan tubuh manusia secara otomatis.Mesin ini kali pertama diperkenalkan dalam ajang World Expo 2025 Osaka, dan kini mulai diproduksi secara terbatas untuk penggunaan komersial.Baca juga: Jepang Mulai Jual Mesin Cuci Manusia, Harga Tembus Rp 6,4 Miliar"Mesin ini tidak hanya mencuci tubuh Anda, tetapi juga jiwa Anda," kata juru bicara Science, Sachiko Maekura, dalam wawancara dengan AFP, Jumat .Berbeda dengan mesin cuci pakaian, perangkat ini berbentuk kapsul transparan tertutup yang membuat pengguna bisa rebahan di dalamnya.Proses pembersihan berlangsung selama 15 menit, tanpa perlu digosok atau dibilas secara manual.Mesin memanfaatkan gelembung mikro ultra-halus yang dapat menembus pori-pori kulit untuk mengangkat kotoran, sebum, serta sel kulit mati.Selama proses berlangsung, musik dan video relaksasi diputar guna memberikan kenyamanan maksimal bagi pengguna.Selain itu, mesin juga dilengkapi dengan sensor untuk memantau detak jantung dan tanda-tanda vital lain, demi menjaga keamanan pengguna sepanjang sesi.Baca juga: Cara Kerja Mesin Cuci Manusia Buatan Jepang, Mandi Rebahan 15 Menit Tanpa BilasYOUTUBE SISA COMMUNICATION via THE CHOSUN DAILY Gubernur Osaka Yoshimura Yoshifumi saat mencoba mesin cuci manusia bernama Mirai buatan perusahaan Jepang, Science, di Osaka Expo 2025.Presiden Science, Yasuaki Aoyama, menyampaikan bahwa ide pengembangan mesin ini berasal dari prototipe serupa yang pernah dipamerkan oleh Sanyo Electric (kini Panasonic) dalam Osaka Expo 1970.Saat itu, ia masih berusia 10 tahun dan terkesan dengan konsep revolusioner tersebut."Presiden kami terinspirasi saat melihat pameran mesin cuci manusia di Osaka World Expo 1970. Ia masih berusia sepuluh tahun saat itu," ungkap perwakilan Science, dikutip dari Chosun Daily.Namun, proyek di masa lalu itu gagal dikomersialkan karena keterbatasan teknologi dan tingginya biaya produksi.Kini, dengan kemajuan teknologi dan minat pasar yang meningkat, Science berhasil mewujudkannya dalam versi modern.Science akan membatasi produksi Mesin Cuci Manusia Mirai hanya sebanyak 40-50 unit demi menjaga eksklusivitas produk.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Hingga kini, tolok ukur tersebut baru mampu dicapai Ducati, yang mendominasi klasemen konstruktor dengan enam gelar juara beruntun.Honda tercatat sebagai pabrikan pertama yang naik level dalam sistem konsesi sejak skema A-B-C-D diberlakukan pada awal 2024.Honda berhasil melampaui ambang batas 35 persen poin, sehingga berhak bergabung dengan KTM dan Aprilia di kategori C.Baca juga: Cara Mengecas Motor Listrik yang Bikin Baterai AwetDengan perubahan itu, Yamaha kini menjadi satu-satunya pabrikan yang masih berada di kategori D.Dok. HRC Aleix Espargaro menjadi pebalap tes untuk Honda Racing Corporation (HRC)Kondisi tersebut membuat Yamaha tetap menikmati konsesi penuh, termasuk kebebasan pengembangan mesin serta tes privat bersama pebalap utama.“Ini soal di mana kami harus berada, kami harus ada di A. Jadi ini adalah langkah pertama yang logis yang harus kami lakukan,” kata Espargaro, dikutip dari Crash, Selasa .Kenaikan peringkat Honda tidak lepas dari performa solid pada akhir musim 2025.Pada seri penutup musim, Luca Marini finis di posisi ketujuh, hasil krusial yang dibutuhkan Honda untuk melampaui ambang batas poin konsesi.Baca juga: Persiapan Touring Libur Nataru: Ini Item yang Harus Dibawa BikerSelain Marini, performa positif juga ditunjukkan Joan Mir yang meraih beberapa podium, serta Johann Zarco yang berhasil memenangi satu balapan.AFP/LOIC VENANCE Pebalap LCR Honda, Johann Zarco, memacu motornya selama sesi latihan bebas di MotoGP Perancis 2025 di Sirkuit Le Mans pada 10 Mei 2025.Zarco pun menutup musim sebagai pebalap Honda terbaik di klasemen dunia, finis di posisi ke-12, unggul enam poin dari Marini.Espargaro turut menyoroti intensitas program pengujian yang dijalani Honda sepanjang musim. “Sungguh luar biasa seberapa banyak kami bekerja. Saya menjalani tes di Malaysia, lalu kembali ke Eropa, kemudian ke Aragon sebelum tampil wild card di Valencia. Ini menunjukkan besarnya komitmen Honda,” ujarnya.Terkait minimnya konsesi yang dimiliki Ducati, Espargaro membandingkannya dengan perkembangan motor Honda selama musim berjalan. “Dengan segunung material dan ratusan lap pengujian, perubahan motor dalam enam bulan terakhir sungguh luar biasa,” katanya. “Honda membawa banyak pembaruan untuk Joan dan Luca. Misalnya, kami memiliki tiga pembaruan mesin selama musim berjalan, dan mesin yang digunakan sekarang sangat cepat,” ucap Espargaro.Mulai seri pembuka MotoGP 2026, Honda akan bergabung dengan Ducati, KTM, dan Aprilia dalam aturan pembekuan mesin.Sementara itu, era baru MotoGP dengan mesin 850 cc dijadwalkan resmi dimulai pada 2027.

| 2026-01-12 15:20