Lapangan Banteng Siap Suguhkan Atraksi Jakarta Water Fountain 2025

2026-02-02 11:53:52
Lapangan Banteng Siap Suguhkan Atraksi Jakarta Water Fountain 2025
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) mempersembahkan kembali atraksi ruang publik inovatif, Jakarta Water Fountain 2025.Sebuah atraksi air mancur menari yang dipadukan dengan tata cahaya laser, teknologi proyeksi, dan kurasi musik modern yang memukau, siap menyulap Lapangan Banteng menjadi panggung keajaiban pada 13-14 Desember 2025.Jakarta Water Fountain 2025 dirancang khusus untuk meningkatkan daya tarik Ibu Kota menjelang akhir tahun, menawarkan pengalaman rekreasi kreatif yang aman dan inklusif bagi seluruh warga.Gelaran ini menyuguhkan kolaborasi harmonis antara gerakan air, ritme musik tematik, dan pencahayaan dinamis. Penggunaan teknologi laser dan projective lighting akan menciptakan dimensi visual yang benar-benar imersif, menjadikan setiap sesi pertunjukan sebagai karya seni yang unik dan berkelas.Sejalan dengan program Gubernur Provinsi DKI Jakarta dalam rangka mengaktivasi taman kota 24 jam, acara ini menghidupkan kembali Lapang Banteng sebagai landmark bersejarah, menjadikannya pusat interaksi sosial dan hiburan yang modern.Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta, Andika Permata menyampaikan langkah ini dilakukan untuk memberi ruang berbasis seni dan teknologi untuk masyarakat."Jakarta Water Fountain 2025 adalah perwujudan komitmen kami untuk menghadirkan ruang publik yang inklusif dan menyenangkan. Atraksi berbasis seni dan teknologi ini bukan hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menghidupkan jiwa kota. Kami berharap kegiatan ini memberikan pengalaman positif yang tak terlupakan bagi masyarakat dan wisatawan," jelasnya dalam keterangan tertulis, Selasa (9/12/2025).Kemeriahan Jakarta Water Fountain 2025 tidak terbatas pada pertunjukan air mancur. Acara yang berlangsung mulai pukul 17.00 hingga 22.00 WIB ini juga diramaikan dengan panggung hiburan dengan musisi lokal, aktivitas keluarga yang interaktif, serta dukungan UMKM binaan yakni area khusus yang menampilkan kuliner khas dan produk kreatif.Partisipasi ini ditargetkan untuk memberikan dampak langsung terhadap pemberdayaan ekonomi lokal dan memperkuat ekosistem kreatif Jakarta.Event ini ditargetkan menarik ribuan pengunjung dari berbagai kalangan, seluruh aspek kegiatan telah dipersiapkan secara matang berkat dukungan sinergi dari Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat, Suku Dinas terkait, hingga unsur keamanan daerah. Prioritas utama adalah kenyamanan dan keselamatan, mulai dari pengaturan arus masuk-keluar, kesiapan petugas keamanan, hingga fasilitas kesehatan dan titik layanan informasi yang memadai.Jakarta Water Fountain 2025 diharapkan dapat menjadi agenda tahunan unggulan yang memperkaya kalender atraksi daerah dan menegaskan posisi Jakarta sebagai destinasi urban global dengan aktivitas malam yang kreatif, ramah keluarga, dan mudah diakses.Ajak keluarga dan kerabat Anda! Jangan lewatkan kesempatan menyaksikan perpaduan magis air, cahaya, dan musik di jantung Ibu Kota.Tonton juga video "Pramono-Sri Mulyani Mau Sambungkan Lapangan Banteng & Gedung Maramis"[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Dampak kecelakaan tersebut dinilai sangat fatal. Sebanyak 16 penumpang dinyatakan meninggal dunia. Rinciannya, 15 korban tewas di lokasi kejadian, sementara satu korban lainnya meninggal dunia saat menjalani perawatan medis di RSUD dr. Adhyatma MPH (Tugurejo), Kota Semarang.Selain korban meninggal, sebanyak 17 penumpang lainnya mengalami luka-luka. Dari jumlah tersebut, sembilan korban harus menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Adhyatma MPH (Tugurejo), Kota Semarang.Fakta lain yang terungkap dalam penyelidikan awal adalah latar belakang pengemudi bus. Sopir PO Cahaya Trans tersebut diketahui masih tergolong baru mengemudikan rute Bogor–Yogyakarta.Pengemudi baru dua kali melakukan perjalanan pulang-pergi pada rute tersebut dan kini telah diamankan pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dalam peristiwa kecelakaan maut di Tol Kota Semarang ini, pengemudi dilaporkan hanya mengalami luka ringan.Baca juga: Kecelakaan Bus di Tol Krapyak Semarang, Polisi Dalami Dugaan Sopir Minim Jam TerbangDok. SAR Semarang Kecelakaan maut terjadi di ruas simpang susun Exit Tol Krapyak Kota Semarang, Jawa Tengah terjadi pada Senin pukul 00.30 WIB dini hari. Salah satu korban selamat adalah kernet bus, Robi Sugianto (51), warga Bumiayu, Kabupaten Brebes.Robi mengalami patah tulang pada kaki kanan serta luka di bagian kepala. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kernet berada di bagian depan bus dan menyadari kendaraan tiba-tiba miring ke kanan sebelum akhirnya terguling dan menghantam pembatas jalan tol.Polda Jawa Tengah memastikan seluruh korban kecelakaan bus PO Cahaya Trans mendapatkan penanganan medis secara maksimal dan profesional.Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan tunggal di Simpang Susun Krapyak tersebut masih dalam proses penyelidikan dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemeriksaan kondisi kendaraan, kontur dan kondisi jalan, hingga faktor pengemudi.Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Penampakan Bus Maut Kecelakaan di Tol Krapyak Semarang Akibatkan 16 Orang Meninggal

| 2026-02-02 10:40