Cak Imin: Pengusaha Gede Gampang Dapat Utang, daripada Pengusaha Kecil, tapi...

2026-01-15 19:48:51
Cak Imin: Pengusaha Gede Gampang Dapat Utang, daripada Pengusaha Kecil, tapi...
JAKARTA, - Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menyoroti ketimpangan akses permodalan antara pengusaha besar dan pelaku usaha kecil.Cak Imin mengatakan bahwa pengusaha besar kerap lebih mudah mendapatkan pinjaman. Sedangkan pengusaha kecil sebaliknya. Namun, soal urusan pengembalian utang, pengusaha kecil, menurutnya, lebih disiplin.“Dengar-dengar pengusaha gede gampang utang, daripada pengusaha kecil, tapi (pengusaha gede) juga gampang enggak bayar,” kata Cak Imin dalam acara wisuda KPM PKH di Margaguna Jakarta Selatan, Senin .Baca juga: Cak Imin Sentil Menkeu di Acara Wisuda PKH: Harusnya Hadir, Ini Cara Membangun yang BenarCak Imin bilang, Presiden Prabowo Subianto sangat meyakini bahwa negara perlu berinvestasi besar dalam program-program pemberdayaan masyarakat.Menurutnya, dana negara harus diarahkan untuk menciptakan masyarakat mandiri, bukan sekadar menambah rantai ketergantungan.Hal senada juga disampaikan Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang. Dalam kesempatan sama Marwan menceritakan sulitnya akses modal yang dirasakan masyarakat kecil.Ia menceritakan kasus yang terjadi di daerah pemilihannya (dapil) di Sumatera Utara II, di mana seorang ibu penerima program keluarga harapan (PKH) yang berupaya ingin mandiri lewat usaha kue. Namun, ia terganjal modal Rp 8,9 juta.Baca juga: Kelakar Cak Imin, Doakan Gus Ipul Jadi Menteri PendidikanKetika hendak mengajukan bantuan dari bank pelat merah, ia justru terhalang persyaratan administratif.“Harus ada KTP, kartu keluarga, sampai buku nikah. Ibu ini bilang, ‘Saya tidak pernah simpan-simpan buku nikah, saya enggak punya rencana cerai,’” kata Marwan.Karena tidak bisa mendapat pinjaman formal, sang ibu akhirnya meminjam ke rentenir atau yang disebut warga setempat sebagai Bank Inang-Inang.Ia meminjam Rp 200.000 pagi hari dan harus mengembalikan Rp 400.000 di sore hari.“Memang memalukan, tapi masyarakat kita bisa hidup. Anaknya bisa sekolah. Di rentenir tidak ada proposal, cukup teriak saja cair. Di bank negara masih butuh macam-macam syarat,” ujar Marwan.Baca juga: Cak Imin Prioritaskan Pemulihan Akses ke Gayo Lues yang Masih TerisolasiCerita tersebut, kata Cak Imin, menjadi bukti bahwa strategi pembangunan harus mengedepankan pemberdayaan dan akses modal yang lebih adil.Cak Imin menegaskan pentingnya reformasi sistem pembiayaan agar pelaku usaha kecil tidak lagi terjebak pinjaman berbunga tinggi, dan negara benar-benar hadir untuk memperkuat ekonomi keluarga.“Harusnya pengusaha kecil paling mudah mendapatkan pinjaman uang untuk berusaha. Justru yang kecil-kecil itu yang paling istiqomah dan mau bayar dengan baik,” tegasnya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-01-15 20:14