[HOAKS] Jenderal Militer Israel Peringatkan Indonesia Agar Meninggalkan Jalur Gaza

2026-01-14 17:51:54
[HOAKS] Jenderal Militer Israel Peringatkan Indonesia Agar Meninggalkan Jalur Gaza
Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar. - Sebuah video di media sosial menampilkan jenderal militer Israel yang memberi peringatan kepada Indonesia.Dalam video, pria tersebut mengatakan akan menyerang Indonesia jika tidak segera pergi dari jalur Gaza.Namun setelah diperiksa Tim Cek Fakta Kompas.com, video tersebut merupakan konten manipulatif.Video Jenderal Militer Israel peringatkan Indonesia agar meniggalkan Gaza disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, dan Instagram ini.Video yang sama juga beredar melalui akun TikTok ini.Berikut narasi yang ditulis salah satu akun pada Kamis :Wawancara jendral militer Israel menghebohkan sosial media"Jika militer Indonesia tidak meninggalkan jalur Gaza, kami terpaksa menyerang mereka juga bersama orang-orang Palestina," ujar pria dalam video.akun Instagram Tangkapan layar konten manipulatif di sebuah akun Instagram, Kamis , menampilkan video Jenderal Militer Israel peringatkan Indonesia agar meninggalkan Gaza.Tim Cek Fakta Kompas.com mengecek keaslian video menggunakan Hive Moderation.Tools yang disediakan Hive Moderation mampu mendeteksi probabilitas campur tangan akal imitasi atau artificial intelligence (AI) dalam suatu konten.Hasil pengidentifikasiannya menunjukkan, video Jenderal Militer Israel peringatkan Indonesia memiliki probabilitas 99,8 persen dihasilkan AI.Hive Moderation Tangkapan layar Hive Moderation menunjukkan, video Jenderal Militer Israel peringatkan Indonesia memiliki probabilitas 99,8 persen dihasilkan AI.Sebagai informasi, Kepala Staff Pasukan Pertahanan Israel (IDF) adalah Letnan Jenderal Eyal Zamir.Sejauh ini, tidak ditemukan pernyataan dari Zamir yang ditujukan khusus bagi militer Indonesia.Berdasarkan informasi di situs web IDF, topik mengenai Indonesia hanya muncul terkait tudingan Israel bahwa ada kelompok Hamas yang bersembunyi di Rumah Sakit Indonesia di Gaza.Pernyataan terakhir yang disampaikan Zamir terkait penyelidikan eksternal atas kegagalan angkatan darat menghadapi serangan kelompok Hamas pada 7 Oktober 2023. Pernyataannya dapat dilihat dalam laporan Times of Israel.Tidak ada pernyataan atau peringatan akan menyerang militer Indonesia.Video Jenderal Militer Israel peringatkan Indonesia agar meninggalkan Gaza merupakan konten manipulatif.Hive Moderation mengidentifikasinya sebagai konten yang dihasilkan oleh AI.Tidak ada pernyataan dari Kepala IDF Eyal Zamir yang ditujukan khusus bagi militer Indonesia.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

YouTube menyediakan laman Family Center untuk membantu orangtua memantau penggunaan YouTube akun anak-anak mereka. Di laman itu, terdapat pilihan untuk menambahkan profil YouTube Kids dan akun YouTube anak remaja mereka, sebagai akun yang diawasi.Laman Family Center sering digunakan oleh orangtua dengan anak berusia di bawah 18 tahun. Di laman ini, ada pengingat Take a Break dan Bedtime yang sudah aktif secara otomatis untuk pengguna berusia di bawah 18 tahun.Pengingat Take a Break adalah notifikasi yang mengingatkan pengguna untuk beristirahat sejenak dari melihat layar HP, sedangkan Bedtime adalah notifikasi yang mengingatkan anak bahwa waktu tidur mereka akan tiba dan mereka harus bersiap-siap untuk beristirahat.Sebagai pelengkap dua hal tersebut, pada akhir tahun ini, YouTube berencana untuk memperluas fitur Shorts Daily Time Limit pada orangtua.Ayah dan ibu yang menggunakan akun yang memiliki akun yang akan diawasi, bisa secara proaktif menetapkan batas durasi menjelajah feed YouTube Shorts yang tidak bisa diabaikan.Ini merupakan tambahan dari hal lain yang sudah kami miliki yaitu pengingat 'Taking a Break' dan 'Bedtime', tutur Graham.Baca juga: Jangan Biasakan Anak Main HP Sebelum Tidur, Ini Dampaknya Dok. Freepik/Freepik Orangtua bisa gunakan fitur Shorts Daily Time Limit agar anak tidak lupa waktu menonton YouTube Shorts. Terkait fitur pembatasan durasi menjelajah feed YouTube Shorts, Graham mengatakan, hal ini bisa membantu anak memahami regulasi waktu penggunaan platform digital mereka.Jadi, ketika anak-anak scrolling Shorts, aplikasi akan 'menyundul' mereka (memberi notifikasi), yaitu intervensi kecil yang menurut pakar perkembangan anak penting dalam pengaturan diri anak-anak, tutur dia.Anak-anak tetap diizinkan untuk memegang kendali akan akun YouTube untuk mengakses feed YouTube Shorts, tapi mereka tidak akan lupa waktu seperti sebelumnya.Melalui fitur Shorts Daily Time Limit yang sudah diatur oleh orangtua, anak jadi paham bahwa mereka hanya boleh mengakses YouTube Shorts berapa lama, sehingga lambat laun sudah terbiasa dan dengan sendirinya bisa mengatur waktu mereka di YouTube.Baca juga: Jangan Biasakan Anak Makan Sambil Main HP, Ini Kata Psikolog

| 2026-01-14 16:30