JAKARTA, - PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) mencatatkan kinerja keuangan yang solid hingga kuartal III-2025. Anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) ini berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp 1,78 triliun, tumbuh 27 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Vice President of Corporate Secretary SMBR, Hari Liandu, mengatakan hingga kuartal III-2025, emiten mencatat volume penjualan semen mencapai 1,87 juta ton, naik 21 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yakni sebesar 1,54 juta ton. Pertumbuhan volume penjualan tersebut menjadi pendorong utama kenaikan pendapatan perseroan dari sebelumnya Rp 1,41 triliun menjadi Rp 1,78 triliun. Kinerja profitabilitas juga menunjukkan peningkatan. Laba bersih tercatat sebesar Rp 146,31 miliar, melonjak 311 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, EBITDA mencapai Rp 383,53 miliar, tumbuh 46 persen dari sebelumnya Rp 262,15 miliar. Baca juga: Hadapi Tantangan Geologis, Semen Indonesia (SMGR) Tawarkan Produk Rendah Karbon Capaian ini dinilai memperkuat struktur laba sekaligus menjaga arus kas di tengah tekanan industri semen nasional. “Pertumbuhan kinerja ini merupakan dampak dari penerapan operational excellence di berbagai lini, mulai dari optimalisasi cost to serve, perolehan tarif logistik yang lebih efisien, pengendalian dan penurunan faktor terak, hingga peningkatan pemanfaatan bahan bakar dan bahan baku alternatif serta sinergi dengan SIG selaku induk usaha,” ujar Hari lewat keterangan pers, Kamis . Dari sisi keberlanjutan, hingga sembilan bulan pertama tahun ini intensitas emisi karbon SMBR berhasil ditekan menjadi 562,92 kgCO2 per ton CEM eq, lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 564,90 kgCO2 per ton CEM eq. Indeks faktor terak semen PCC juga turun menjadi 58,22 persen dari sebelumnya 59,74 persen. Baca juga: Pefindo Naikkan Peringkat Semen Baturaja (SMBR) Jadi IdAA- Selain itu, pemanfaatan Alternative Fuel & Raw Material (AFR) meningkat menjadi 120.989 ton atau naik 22 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 99.219 ton. Langkah ini menjadi bagian dari upaya Perseroan meningkatkan efisiensi sekaligus menekan dampak lingkungan. SMBR baru saja menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Kamis siang tadi. Dalam RUPSLB tersebut, pemegang saham menyetujui dua mata acara penting, yakni persetujuan perubahan Anggaran Dasar perseroan, serta pendelegasian kewenangan persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Tahun 2026. Pada agenda pertama, RUPSLB menyetujui perubahan Anggaran Dasar sebagai penyesuaian terhadap peraturan perundang-undangan dan kebijakan yang berlaku, termasuk Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (UU BUMN). Baca juga: Semen Baturaja (SMBR) Bukukan Laba Rp 129,25 Miliar pada 2024
(prf/ega)
Pendapatan Semen Baturaja (SMBR) Tembus Rp 1,78 Triliun, Naik 27 Persen
2026-01-12 04:18:05
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 05:02
| 2026-01-12 04:26
| 2026-01-12 03:46
| 2026-01-12 03:22
| 2026-01-12 02:31










































