Rights Issue INET Dapat Restu OJK, Bakal Terbitkan 12,8 Miliar Saham Baru

2026-01-12 04:25:25
Rights Issue INET Dapat Restu OJK, Bakal Terbitkan 12,8 Miliar Saham Baru
JAKARTA, - Emiten teknologi informasi dan penyedia jasa internet, PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET), resmi memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas rencana Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu I (PMHMETD) atau rights issue.Pernyataan efektif dari OJK berlaku sejak 22 Desember 2025.Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin , dalam PMHMETD I ini, perseroan akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 12.800.000.000 saham baru, yang mewakili 57,14 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah pelaksanaan rights issue.Baca juga: Emiten Prajogo Pangestu CUAN Bakal Caplok Singaraja Putra (SINI)Setiap tiga saham lama yang tercatat dalam daftar pemegang saham pada tanggal penentuan hak akan memperoleh empat HMETD, di mana setiap satu HMETD memberikan hak untuk membeli satu saham baru dengan harga pelaksanaan HMETD ditetapkan sebesar Rp 250 per saham, sehingga nilai emisi PMHMETD I mencapai maksimal Rp 3,2 triliun.Setiap HMETD dalam bentuk pecahan akan dibulatkan ke bawah (round down). Dalam hal pemegang saham memiliki HMETD dalam bentuk pecahan, sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 32/POJK.04/2015 tentang Penambahan Modal Perusahaan Terbuka dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu.Saham baru yang diterbitkan akan memiliki hak yang sama dan sederajat dengan saham biasa atas nama lainnya yang telah ditempatkan dan disetor penuh, termasuk hak suara dalam RUPS, hak atas dividen, serta hak atas sisa hasil likuidasi.“Maka hak atas pecahan saham tersebut akan dijual oleh perseroan, serta hasil penjualannya akan dimasukan ke dalam rekening perseroan. Saham hasil pelaksanaan HMETD yang ditawarkan melalui PMHMETD I memiliki hak yang sama dan sederajat dalam segala hal (termasuk hak atas dividen, hak atas sisa hasil likuidasi, HMETD dan hak atas pembagian saham bonus) dengan saham yang telah disetor penuh lainnya. Saham yang berasal dari pelaksanaan HMETD ini akan dicatatkan di BEI,” tulis manajemen dalam prospektus.Baca juga: Deretan Emiten Jumbo Tebar Dividen Interim Awal 2026: BMRI hingga ADROSelain saham baru, perseroan juga akan menerbitkan 2.304.000.000 Waran Seri II sebagai insentif bagi pemegang saham yang melaksanakan HMETD. Waran Seri II diberikan secara cuma-cuma dengan rasio 50 saham hasil pelaksanaan HMETD berhak atas 9 Waran Seri II, di mana 1 Waran Seri II memberikan hak untuk membeli 1 saham baru.Harga pelaksanaan Waran Seri II ditetapkan sebesar Rp 300 per saham, dengan masa berlaku pelaksanaan mulai 13 Juli 2026 hingga 13 Juli 2028.Total potensi dana yang dapat dihimpun dari pelaksanaan Waran Seri II mencapai Rp 691,2 miliar. Selama Waran Seri II belum dilaksanakan menjadi saham, pemegang waran tidak memiliki hak sebagai pemegang saham, termasuk hak dividen.


(prf/ega)