Xabi Alonso dalam Tekanan, Real Madrid Agendakan Rapat Darurat

2026-02-03 14:11:21
Xabi Alonso dalam Tekanan, Real Madrid Agendakan Rapat Darurat
- Real Madrid dilaporkan telah mengadakan pertemuan mendesak yang menimbulkan spekulasi mengenai nasib Xabi Alonso.Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, kini berada di bawah tekanan besar menyusul hasil buruk tim di La Liga musim 2025-2026.Baru-baru ini, El Real tidak berhasil meraih kemenangan melawan Girona, tim yang terancam terdegradasi. Girona menahan Real Madrid dengan hasil imbang 1-1.Kegagalan meraih tiga poin dalam pertandingan tersebut membuat Madrid gagal menggusur Barcelona dari posisi teratas klasemen.Hasil imbang melawan Girona juga menandai hattrick hasil seri bagi Madrid di La Liga musim ini. Sebelumnya, anak asuh Alonso main imbang dengan Elche dan Rayo Vallecano.Baca juga: Real Madrid Kritik Wasit yang Tak Beri Penalti, Total 4 Poin MelayangSelain hasil yang tidak memuaskan, ketegangan antara pemain dan pelatih menjadi isu besar lainnya.Hubungan antara Xabi Alonso dan beberapa pemain bintang dikabarkan tidak harmonis, menciptakan suasana ruang ganti yang tidak ideal.Walaupun sempat ada momen positif dengan kemenangan dramatis atas Olympiacos di Liga Champions, situasi kembali memburuk setelah hasil seri kontra Girona.Menurut laporan dari Indykaila via Diario AS, Real Madrid berencana membahas masa depan Alonso dalam rapat yang dijadwalkan pada Kamis waktu setempat.Rapat ini akan membahas isu-isu internal tim, terutama setelah Madrid bertanding melawan Athletic Club di San Mames.Laga Athletic Club vs Real Madrid akan digelar pada Rabu atau Kamis dini hari WIB.Baca juga: Man United Siapkan Rp 1,5 Triliun Demi Bajak Bintang Real MadridDikabarkan, salah satu alasan diadakannya rapat ini adalah keluhan dari 4-5 pemain senior mengenai taktik yang diterapkan oleh Alonso.Pemain-pemain ini merasa pendekatan mantan gelandang Liverpool tersebut tidak memberikan hasil yang diharapkan.AFP/STEPHANIE LECOCQ Pembawa obor Zinedine Zidane terlihat selama upacara pembukaan Olimpiade Paris 2024.Selain itu, ada desakan dari beberapa pemain agar Zinedine Zidane kembali mengambil alih peran pelatih.Zidane disebut-sebut jadi kandidat kuat pelatih Timnas Prancis setelah Piala Dunia 2026.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Sekali lagi melihatnya sekali mungkin tidak menjadi tantangan, tetapi melihatnya berkali-kali bisa mendistorsi pandangan anak tentang body image mereka sendiri, ujar Graham.Ada beberapa konten yang dibatasi oleh YouTube untuk dikonsumsi pra-remaja dan remaja secara berulang, salah satunya konten dengan topik yang membahas tentang perbandingan ciri fisik seseorang.Kemudian topik yang mengidealkan beberapa tipe fisik, mengidealkan tingkat kebugaran atau berat badan tertentu, serta menampilkan agresi sosial seperti perkelahian tanpa kontak dan intimidasi.Selanjutnya adalah topik yang menggambarkan remaja sebagai sosok yang kejam dan jahat, atau mendorong remaja untuk mengejek orang lain,menggambarkan kenakalan atau perilaku negatif, dan nasihat keuangan yang tidak realistis atau buruk.Inilah mengapa YouTube bekerja sama dengan pemerintah dan para ahli, dalam hal ini Kemenkomdigi RI, psikolog, dan psikiater.Mereka adalah para panutan yang telah benar-benar mendorong kemajuan tentang bagaimana kita bisa meningkatkan informasi seputar kesehatan mental, ucap Graham.Kompas.com / Nabilla Ramadhian Tampilan fitur Teen Mental Health Shelf di YouTube.Berkaitan dengan kolaborasi tersebut, Graham mengumumkan bahwa pihaknya meluncurkan fitur Teen Mental Health Shelf, yang dirancang khusus untuk membantu menjaga kesehatan mental remaja.Baca juga: Ribuan Iklan Rokok Serbu Youtube, Ruang Anak TerancamIni untuk para remaja di Indonesia yang akan menggunakan platform kami untuk mencari topik-topik sensitif seperti depresi, kecemasan, atau perundungan, jelas Graham.

| 2026-02-03 12:48