Ketahuan Mencuri, Residivis Lubuklinggau Dihakimi Massa hingga Kehilangan Tangan

2026-01-13 01:45:33
Ketahuan Mencuri, Residivis Lubuklinggau Dihakimi Massa hingga Kehilangan Tangan
LUBUKLINGGAU,  - Seorang residivis pencurian bernama Deni Pratama (23) dihakimi massa hingga kehilangan tangan sebelah kanan, Rabu .Hal ini terjadi lantaran dia kepergok hendak mencuri di sebuah rumah di Jalan H Matnur, RT 07, Kelurahan Muara Enim, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan.Deni mengalami luka berat di tangan karena melakukan perlawanan dengan mengeluarkan senjata tajam.Baca juga: Menolak Diajak Berhubungan, Suami Siram Istri dengan Air Keras di LubuklinggauKini Deni menjalani perawatan di rumah sakit akibat luka yang dialami nya tersebut.Kasat Reskrim Polres Lubuklinggau AKP M Kurniawan Azwar mengatakan, kejadian bermula saat Deni bersama rekannya berupaya merusak gembok pagar rumah korban Yogi pada pukul 02.00WIB.Namun, aksi mereka diketahui oleh pemilik rumah lewat rekaman CCTV.Baca juga: Masalah Lapangan Basket Picu Keributan Pelajar di LubuklinggauLantaran pemilik rumah hanya ada istri dan anaknya,  ia pun menghubungi keluarga untuk datang ke lokasi.Saat datang, kedua pelaku pun kepergok hendak mencuri dan mereka diteriaki pemilik rumah hingga akhirnya melarikan diri."Satu pelaku kabur, namun DP ini melawan massa dengan mengeluarkan senjata tajam. Sehingga tangannya pun ditebas sampai putus akibat amukan massa,"kata Kurniawan kepada wartawan, Rabu .Baca juga: Tak Kunjung Ditemukan, Ini Kronologi Hilangnya Karin Putri di Lubuklinggau Setahun yang LaluKurniawan mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan Deni tercatat sebagai warga Desa Air Kapo, Kecamatan Padang Ulak Tanding, Kabupaten Rejang Lebong,Bengkulu.Ia pun diketahui merupakan residivis kasus pencurian di tahun 2022 dan 2024 yang beraksi di wilayah hukum Polres Lubuklinggau."Kami juga menemukan senjata api milik pelaku yang tertinggal di lokasi kejadian,"jelasnya.Sementara, identitas pelaku lain yang terlibat dalam kejadian itu kini telah didapatkan petugas dan masih dalam pengejaran."Untuk sekarang pelaku sekarang pelaku DP sedang dilakukan perawatan. Rekannya masih kami kejar,"ungkapnya.


(prf/ega)