Pecahkan Rekor 3.000 Tahun, Aktivitas Api di Alaska Melonjak Tajam Sejak Tahun 1900-an

2026-01-16 19:03:28
Pecahkan Rekor 3.000 Tahun, Aktivitas Api di Alaska Melonjak Tajam Sejak Tahun 1900-an
— Alaska selama ini lebih identik dengan hamparan salju dan bongkahan es abadi.Namun, sebuah penelitian terbaru mengungkap fakta mengejutkan: wilayah berjuluk The Last Frontier ini mengalami lebih banyak kebakaran hutan dalam satu abad terakhir dibandingkan gabungan kejadian serupa selama 3.000 tahun sebelumnya.Data ini menunjukkan bahwa peningkatan intensitas api di Alaska bukan sekadar anomali cuaca, melainkan sinyal dari transformasi besar yang sedang terjadi di wilayah Arktik sejak zaman Firaun Ramses Agung.Baca juga: Ada Bola Emas Misterius di Dasar Alaska, Bikin Ilmuwan BingungUntuk memahami gambaran besar ini, tim peneliti dari Goethe University, Jerman, bersama University of Alaska Fairbanks (UAF), menggali jauh ke dalam lapisan tanah beku (permafrost).Mereka mengambil sampel inti gambut sedalam 50 sentimeter yang berfungsi sebagai "kapsul waktu" geologis.Di dalam sampel tersebut, tersimpan catatan berupa sisa arang, serbuk sari, mikrobiologi, hingga fosil tanaman yang merekam sejarah api sejak tahun 1000 SM hingga 2015.Hasilnya mengejutkan: selama hampir 2.900 tahun, aktivitas api di Alaska relatif rendah.Lonjakan tajam baru terjadi di awal abad ke-20 dan mencapai rekor tertinggi pada pertengahan abad tersebut, lalu terus merangkak naik hingga saat ini.“Perubahan yang saling terkait selama milenium ini berarti bahwa kebakaran baru-baru ini adalah indikator dari sistem yang tengah mengalami transformasi cepat,” ujar Angelica Feurdean, peneliti senior di Goethe University dikutip IFL Science.Peneliti mencatat fenomena unik pada kebakaran hutan di masa modern. Meski luas wilayah yang terbakar meningkat, kadar arang yang tertinggal justru lebih sedikit dibandingkan masa lalu.Hal ini menjadi pertanda buruk bahwa api di Alaska kini membakar lebih panas dan mengonsumsi bahan bakar jauh lebih banyak hingga hampir tidak menyisakan residu.Kondisi tanah yang mengering akibat pemanasan global serta menjamurnya tanaman berkayu di wilayah yang dulunya hanya berupa padang rumput menciptakan kondisi "sempurna" bagi api untuk berkobar.“Ini mungkin mengindikasikan pergeseran rezim api, di mana kebakaran benar-benar membakar dengan sangat panas,” tambah Randy Fulweber, manajer sistem informasi geografis di UAF Toolik Field Station.Baca juga: Lewat Drone, Terungkap Napas Paus Arktik Simpan Jejak Virus MematikanData satelit antara tahun 1969 hingga 2023 mencatat setidaknya telah terjadi 36 kebakaran besar di wilayah tersebut.Pemanasan global tidak hanya meningkatkan jumlah kebakaran, tetapi juga memperpanjang durasi musim api di Alaska.Studi yang diterbitkan dalam jurnal Biogeosciences ini memperingatkan bahwa apa yang kita lihat sekarang di Alaska hanyalah permulaan.Perubahan ekosistem yang drastis ini mengubah wajah wilayah utara Bumi dari yang dulunya dikenal sebagai "kulkas raksasa" menjadi kawasan yang rentan hangus dilahap api.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-01-16 18:28