13 Kalimat yang Sering Diucap Orang dengan Kecerdasan Emosional Tinggi

2026-02-04 00:30:58
13 Kalimat yang Sering Diucap Orang dengan Kecerdasan Emosional Tinggi
- Kecerdasan emosional adalah kemampuan untuk mengenali dan memahami emosi, baik emosi diri sendiri maupun emosi orang lain.Penelitian yang diterbitkan dalam The Journal of Social Psychology tahun 2002 menunjukkan bahwa kecerdasan emosional adalah aset langka yang sangat berharga.Kecerdasan emosional dapat membantu seseorang membangun dan memperkuat hubungan, meredakan konflik, serta meningkatkan kepuasan kerja secara keseluruhan.Orang-orang yang memiliki kecerdasan emosional pun juga punya ciri khas unik. Para psikolog mengungkapkan terdapat sejumlah kalimat yang sering mereka ucapkan tanpa mereka sadari setiap harinya.Lantas, kalimat apa saja yang sering diucapkan oleh orang dengan kecerdasan emosional tinggi?Baca juga: Dark Jokes Ternyata Cermin Kecerdasan dan Ketenangan Emosi, Ini Penjelasan IlmuwanDilansir dari CNBC, terdapat sejumlah kalimat yang sering diucapkan oleh orang dengan kecerdasan emosi tinggi. Berikut beberapa di antaranya:Orang yang kurang memiliki kesadaran diri hanya akan peduli pada pikiran dan pendapatnya sendiri.Dilansir dari jurnal Handbook of Intelligence tahun 2000, orang yang cerdas secara emosional akan tertarik pada perasaan dan apa yang ingin disampaikannya kepada orang lain.Para peneliti mengatakan, saat berbicara dengan orang lain, gunakan cara komunikasi yang membuat mereka merasa nyaman untuk bercerita tentang apa yang mereka rasakan dan alami.Lalu, jadikan cerita mereka sebagai bahan untuk belajar memahami mereka lebih baik, serta belajar memahami situasi atau emosi manusia secara umum.Baca juga: Membaca Emosi Sandra Dewi dalam Kasus Harvey MoeisDalam kecerdasan emosional, kemampuan untuk menunjukkan seseorang benar-benar hadir dan memahami lawan bicara merupakan aspek penting dalam membangun hubungan yang sehat.Menurut pakar psikologi, ungkapan sederhana seperti “Aku mendengarkan” dapat menciptakan suasana percakapan yang lebih kooperatif dan mendorong kepercayaan.Frasa lain seperti “Aku mengerti maksudmu” atau “Aku paham arah pembicaraanmu” juga berfungsi sebagai sinyal bahwa Anda tidak sekadar mendengar, tetapi betul-betul memproses apa yang disampaikan lawan bicara.Baca juga: Sering Disalahartikan, Kenali Perbedaan Memendam dan Mengelola EmosiFrasa "aku mengerti maksudmu, tetapi..." menunjukkan kemampuan seseorang untuk tetap bersikap tenang dan diplomatis ketika menghadapi perbedaan pendapat. Hal ini menjadi salah satu ciri kecerdasan emosional.Para ahli komunikasi interpersonal menjelaskan bahwa ketidaksetujuan tidak harus disampaikan secara konfrontatif.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Perubahan Anggaran Dasar dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap ketentuan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (UU BUMN). Salah satu implikasi penting dari penyesuaian tersebut adalah perubahan nama perseroan, dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk menjadi PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk.Sementara itu, pelimpahan kewenangan persetujuan RKAP 2026 dan RJPP 2026-2030 kepada Dewan Komisaris dijalankan dengan tetap mengedepankan mitigasi risiko serta prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan seluruh keputusan RUPSLB merupakan bagian dari konsolidasi tata kelola perseroan agar semakin adaptif terhadap regulasi dan tantangan bisnis ke depan.Baca juga: Dana Rp 2,5 Miliar Digelontorkan, PGN Percepat Bantuan Banjir Aceh–Sumut“Penyesuaian yang disetujui pemegang saham bertujuan memastikan keselarasan anggaran dasar Perseroan dengan ketentuan regulasi yang berlaku, sekaligus memperkuat kejelasan peran, mekanisme pengambilan keputusan, dan akuntabilitas pengelolaan perusahaan secara berkelanjutan,” ujar Fajriyah.PGN menilai, langkah strategis yang diputuskan dalam RUPSLB ini mencerminkan komitmen kuat perusahaan dalam menjaga kepastian regulasi, memperkokoh struktur tata kelola, serta memastikan keberlanjutan kinerja jangka panjang. Upaya tersebut sejalan dengan mandat PGN sebagai subholding gas di bawah PT Pertamina (Persero), khususnya dalam mendukung ketahanan dan transisi energi nasional.

| 2026-02-04 01:06