Jakarta- Ratusan orang berkerumun di tangga Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kamis malam. Mayoritas emak-emak dan bapak-bapak.Mereka datang bukan untuk unjuk rasa, tapi menunggu Roy Suryo, dr. Tifauziah Tyassuma, dan Rismon Hasiholan Sianipar keluar dari ruang pemeriksaan. Ketiganya baru saja diperiksa sebagai tersangka dalam kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).Jam menunjukkan pukul 20.21 WIB ketika Roy muncul di pintu gedung. Wajah tampak lelah, namun masih berusaha tersenyum. Di belakangnya menyusul Rismon Hasiholan Sianipar. Dokter Tifauziah lebih dulu keluar beberapa menit sebelumnya dan memilih tidak bergabung dengan dua rekannya.AdvertisementDi sisi tangga, berdiri Refly Harun, pakar hukum tata negara. Sang pakar hukum tata negara itu berdiri di antara Roy dan Rismon, tangannya sibuk menenangkan simpatisan yang berebut mendekat.Beberapa Youtuber dan TikToker mengangkat ponsel mereka tinggi-tinggi, menyiarkan langsung lewat media sosial. Cahaya dari puluhan kamera menyinari halaman gedung.Refly sempat berperan bak juru bicara. Dia menyampaikan sepatah dua patah kata, sebelum seorang wartawan memintanya bergeser ke sisi samping gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya.Roy menuruti, dikawal anggota provost yang menjaga jarak dari kerumunan. Rismon tetap diam. Saat ditanya wartawan, Rismon menolak berbicara."Nggak ada statement dulu, ya,” ujarnya singkat, lalu meninggalkan wartawan.Di halaman utama Gedung Ditreskrimum Polda, Refly akhirnya mengambil alih bicara.“Alhamdulillah penyidik bersikap baik. Dan kemudian juga Mas Roy, Rismon, dan Dokter Tifa juga kooperatif. Alhamdulillah, paling tidak hari ini mereka tidak ditahan. Padahal kita tahu pasal-pasal yang dikenakan ke mereka ancaman hukumannya sampai 12 tahun," kata Refli.
(prf/ega)
Wajah Lelah Roy Suryo Usai Jalani Pemeriksaan 9 Jam
2026-01-12 17:44:53
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 17:57
| 2026-01-12 17:44
| 2026-01-12 17:06
| 2026-01-12 15:58










































