Polisi Tangkap 2 Mata Elang yang Setop Paksa Pengemudi Mobil di Depok

2026-02-05 04:15:05
Polisi Tangkap 2 Mata Elang yang Setop Paksa Pengemudi Mobil di Depok
DEPOK, – Polisi menangkap dua mata elang atau debt collector yang menghentikan paksa sebuah mobil di Jalan Juanda, Kota Depok.Kasubag Humas Polres Metro Depok AKP Made Budi mengatakan, kedua pelaku juga menganiaya pengendara mobil tersebut.“Dua pelaku sudah berhasil diamankan, inisial BEK dan DPK,” kata Made saat dihubungi, Minggu .Baca juga: Kriminolog: Mata Elang Kerap Meresahkan, tapi Jangan Dilawan KekerasanPeristiwa itu terjadi pada Sabtu sekitar pukul 15.17 WIB. Saat itu, korban sedang melintas dari arah Jalan Raya Bogor menuju Jalan Margonda Raya menggunakan mobil milik rekannya.Kemudian, korban dihentikan oleh pelaku di sekitar putaran balik dekat pusat perbelanjaan.“Saat di putaran balik depan sebelum Mall Pesona Square, korban diberhentikan oleh orang tidak dikenal dan meneriaki korban dan meminta korban turun dari mobil,” ujar Made.Pelaku kemudian merampas barang milik korban berupa kunci mobil dan STNK.Beruntung korban mendapat bantuan dari warga sekitar sehingga kendaraannya tidak berhasil dibawa kabur, meski mengalami kerusakan.“Lalu korban dibantu oleh warga sekitar berhasil mengamankan kendaraannya walaupun saat ini rusak,” ujar Made.Baca juga: Lagi-lagi Mata Elang Beraksi di Depok, Paksa Setop Mobil dan Rampas STNKPelaku tidak hanya merampas, tetapi juga disertai kekerasan fisik dan perusakan kendaraan.“Pelaku juga memukul korban dan juga menendang badan mobil hingga penyok di beberapa sisi serta retak di spion kanan,” imbuh dia.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Dalam hitungan tak sampai lima menit, Gemini langsung menyusun kolase dengan komposisi rapi, sentuhan artistik otomatis, dan kualitas gambar yang tetap tajam.Sepengalaman saya, hasil kolase buatan Gemini terlihat lebih “niat” dan profesional dibanding kolase manual. Transisi antar foto terasa halus, penempatan elemen visual seimbang, serta tone warna konsisten dan masih bisa diubah sesuai selera.Hal ini membuat pengguna yang tidak punya kemampuan desain sekalipun tetap bisa menghasilkan Instagram Story yang estetik dan layak dipamerkan.Berikut contoh hasil collage foto konser Raisa yang di-generate langsung dari Gemini 3 Flash Nano Banana:/ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Gemini AI bisa menyulap foto biasa jadi foto sinematik dengan background panggung konser Raisa./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Gemini AI bisa menyulap foto biasa jadi foto sinematik dengan background panggung konser Raisa.9to5google Tampilan Google Gemini 3 Flash. Google rilis Gemini 3 Flash.Menurut saya, hasil kolase yang dibuat Gemini terlihat lebih “niat” dan profesional dibanding kolase manual.Transisi antar foto terasa halus, penempatan elemen visual seimbang, dan tone warna konsisten dan bisa diubah sesuai selera. Ini membuat pengguna yang tidak punya skill desain sekalipun tetap bisa menghasilkan Instagram Story yang estetik.Hasil editan yang rapi ini berkat Gemini 3 Flash yang baru saja dirilis pada pertengahan Desember lalu. Model AI penerus Gemini 2.5 Flash ini disebut memiliki performa nyaris setara Gemini 3 Pro, tetapi dengan kecepatan lebih tinggi dan biaya penggunaan yang lebih murah.Model Gemini berlabel “Flash” dirancang untuk respons cepat. Jadi tak heran, saat men-generate hasil foto collage rekap konser Raisa, pengguna bisa mendapatkan hasilnya dalam hitungan beberapa menit saja. Hasilnya pun tetap rapi.

| 2026-02-05 02:38