SIDOARJO, - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sidoarjo, menyalurkan bantuan untuk Pondok Pesantren Al Khoziny di Buduran.Ini sebagai bentuk kepedulian terhadap tragedi ambruknya bangunan mushala yang terjadi pada akhir September 2025.Penyerahan bantuan dilakukan pada Sabtu .Bupati Sidoarjo, Subandi, secara langsung menyerahkan bantuan dengan total mencapai Rp 2.350.355.974 kepada pimpinan Ponpes Al Khoziny, KH R Abdus Salam Mujib.Bantuan tersebut terdiri dari Rp 965.171.474 yang dihimpun dari aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Sidoarjo dan Baznas Sidoarjo, yang akan disalurkan sepenuhnya untuk pembangunan Ponpes.Baca juga: Soal Anggaran untuk Bangun Ponpes Al Khoziny, Menteri PU: Kita Lagi HitungSementara itu, donasi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidoarjo serta PGRI Sidoarjo mencapai Rp 1.385.184.500.Sebagian dari dana tersebut akan disalurkan kepada ahli waris korban meninggal dunia, yang terdiri dari 63 santri."Donasi dari ASN dari Dinas Pendidikan dan PGRI ini, delapan ratus jutanya akan digunakan untuk pembangunan dan lima ratus jutaan nanti diberikan bagi ahli waris korban," ujar Subandi.Ia juga mengungkapkan rencana untuk segera membentuk satuan tugas (satgas) percepatan perizinan, termasuk persetujuan bangunan gedung (PBG).Satgas ini akan melibatkan konsultan dan ahli konstruksi dari kampus-kampus di Sidoarjo dan Surabaya."Kami akan membentuk satgas percepatan perizinan termasuk PBG-nya, nanti akan melibatkan konsultan dan juga ahli konstruksi dari kampus di Sidoarjo dan Surabaya. Insyaallah akan ditanggung Pemkab," tambahnya.Baca juga: Alasan Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Tak Bisa Dibangun di Lokasi Semula Usai AmbrukNamun, Subandi mengaku hingga kini belum dapat memastikan terkait dengan groundbreaking pembangunan ulang Pondok Pesantren Al Khoziny di Buduran, yang direncanakan akan dilakukan Presiden Prabowo pada 25 November."Kita sampai hari ini masih menunggu info dari pusat. Tapi kami pastikan semua sudah kita siapkan, terutama untuk legalitas, biar yang lainnya tidak terganggu," ungkapnya.Sebelumnya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama kementerian terkait telah meninjau rencana pembangunan ulang Ponpes Al Khoziny di lokasi baru pada Kamis .Lokasi baru tersebut berjarak sekitar 1,4 kilometer dari ponpes yang lama, dan saat ini masih berupa lahan kosong dengan luas sekitar 4.100 meter persegi di Jalan Siwalanpanji II, Desa Siwalanpanji, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo.
(prf/ega)
Bupati Sidoarjo Serahkan Bantuan Senilai Rp 2,35 Miliar untuk Ponpes Al Khoziny
2026-01-12 03:56:14
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 04:20
| 2026-01-12 02:57
| 2026-01-12 02:38
| 2026-01-12 02:12










































