Jenazah 5 Wisatawan Tiongkok Masih Tunggu Identifikasi di RSUD Buleleng, Pasca Kecelakaan Maut

2026-01-12 06:49:54
Jenazah 5 Wisatawan Tiongkok Masih Tunggu Identifikasi di RSUD Buleleng, Pasca Kecelakaan Maut
- Jenazah 5 wisatawan Tiongkok dalam insiden kecelakaan di Jalan Singaraja-Denpasar kilometer 7,7 Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Bali,  kini masih berada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Buleleng.Tim forensik RSUD Buleleng telah melakukan pemeriksaan luar terhadap seluruh korban yang terdiri dari tiga perempuan dan dua laki-laki. Dokter Forensik RSUD Buleleng, dr. Klarisa, menjelaskan bahwa seluruh korban diterima dalam kondisi sudah meninggal dunia. "Kami menerima lima jenazah, tiga datang lebih dulu, lalu dua lainnya menyusul. Semua sudah dalam kondisi meninggal dunia saat tiba di RSUD Buleleng," ujar dr. Klarisa pada Sabtu .Baca juga: Apa Penyebab Kecelakaan Maut yang Tewaskan 5 Wisatawan Tiongkok di Buleleng?Meskipun pemeriksaan luar telah dilakukan, pihak RSUD Buleleng belum dapat memastikan apakah para korban meninggal di lokasi kecelakaan atau dalam perjalanan menuju rumah sakit. “Kami hanya melakukan pemeriksaan luar. Otopsi atau pemeriksaan dalam belum dilakukan karena kami masih menunggu koordinasi dari pihak kepolisian dan kedutaan,” jelas dr. Klarisa.Dari hasil pemeriksaan luar, tim forensik menemukan sejumlah luka pada tubuh korban.“Satu jenazah mengalami luka fatal, namun untuk memastikan penyebab kematian, diperlukan pemeriksaan lebih lanjut,” kata Klarisa.Baca juga: Minibus Terjun ke Jurang di Buleleng Bali, 5 Wisatawan China Tewas, Sopir SelamatSaat ini, kelima jenazah masih disimpan di ruang pendingin RSUD Buleleng, menunggu proses identifikasi lebih lanjut. Menurut dr. Klarisa, identitas korban belum dapat dipastikan meskipun masing-masing jenazah ditemukan dengan paspor.“Identitas kelima jenazah berdasarkan paspornya belum bisa dipastikan karena kami belum menerima informasi resmi dari kepolisian mengenai kecocokan identitas,” ujar Klarisa.Tim forensik telah memulai proses identifikasi, namun terkendala karena belum memiliki data pembanding.“Kami masih menunggu koordinasi lebih lanjut dari pihak kepolisian dan Kedutaan Besar China untuk memastikan kecocokan identitas,” tambahnya. Terkait dengan durasi jenazah akan tetap berada di RSUD Buleleng, pihak RSUD masih menunggu keputusan dari kepolisian dan kedutaan.Baca juga: Hujan Deras, Warung di Buleleng Tertimbun Longsor dari Tebing 3 Meter Kecelakaan maut ini sebelumnya dilaporkan terjadi saat minibus Toyota Hiace yang membawa rombongan wisatawan asal China terjun ke jurang di kawasan  Kecamatan Sukasada, dalam perjalanan menuju Lovina.


(prf/ega)