Alat Penjernih Air Dipasang di Batang Toru, Hasilkan Ribuan Liter Air Bersih

2026-01-16 06:35:53
Alat Penjernih Air Dipasang di Batang Toru, Hasilkan Ribuan Liter Air Bersih
JAKARTA, - Satuan Tugas (Satgas) Pengembangan dan Penerapan Teknologi Penjernihan Air memasang mesin penjernih air di tempat pengungsian korban bencana Sumatera di Desa Batu Hula, Kecamatan Batangtoru, Sumatera Utara.Kadet Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Teknologi Pertahanan (FTTP) Universitas Pertahanan (Unhan), Sersan Mayor Dua Ronald Marcus Sihite, menjelaskan bahwa sistem penjernihan air dirancang agar mudah dioperasikan di lapangan.Teknologi yang digunakan memanfaatkan fiber reinforced plastic (FRP), yaitu material plastik yang diperkuat serat, sebagai tabung filtrasi utama.“Di dalam sistem FRP terdapat beberapa lapisan media penyaring,” jelas dia dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, .Baca juga: TNI dan Unhan Bentuk Satgas Penjernihan Air untuk Korban Banjir Sumatera Lapisan media penyaring terdiri atas manganese ferrolit dan manganese zeolit yang berfungsi mengurangi kandungan logam dan kekeruhan air, karbon aktif untuk menyerap bau, warna, serta zat pencemar organik, dan silika yang berperan memperhalus hasil penyaringan air.Air hasil filtrasi selanjutnya diproses menggunakan teknologi Reverse Osmosis (RO) guna menyaring partikel berukuran sangat kecil, termasuk garam terlarut dan kontaminan mikro.Pada tahap akhir, air disinari dengan ultraviolet (UV) untuk membunuh bakteri, virus, dan mikroorganisme berbahaya sehingga aman untuk dikonsumsi.“Keunggulan utama teknologi ini terletak pada efisiensi biaya dan kapasitas produksi yang tinggi. Sistem mampu menghasilkan lebih dari Rp20.000 liter air bersih per hari serta Rp4.000–Rp5.000 liter air layak konsumsi per hari, dengan kualitas yang baik dan debit besar,” jelas dia.Baca juga: DAS Batang Toru Jadi Sorotan, Menteri LH Ungkap Deforestasi Serius di Sumut Sebabkan 1 Desa HilangDiberitakan sebelumnya, Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Universitas Pertahanan (Unhan) membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pengembangan dan Penerapan Teknologi Penjernihan Air sebagai bagian dari penanganan bencana di Sumatera.Dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Jumat , Kolonel Inf Musthofa ditunjuk sebagai Koordinator Komando Satgas Air, dengan Diyan Parwatiningtyas yang merupakan dosen Program Studi Fisika FMIPA Unhan RI sebagai Ketua Komando Satgas Air.Anggota Satgas terdiri atas dosen dan kadet Unhan RI dari berbagai program studi, antara lain Rekayasa Sumber Daya Air, Fisika, dan Teknik Sipil.Musthofa menjelaskan bahwa misi pertama Satgas Air akan menerapkan teknologi pengolahan air berbasis reverse osmosis yang mampu menghasilkan hingga 20.000 liter air bersih per hari untuk kebutuhan mandi dan mencuci, serta 4.000–5.000 liter air minum.Proses perakitan alat tersebut memerlukan waktu sekitar empat hari.“Kemudian selanjutnya untuk water treatment reverse osmosis ini akan disebarkan ke titik-titik lokasi bencana yang berada di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatra Barat,” ujar Musthofa dalam siaran pers.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-01-16 06:12