Sejarah Penemuan Berlian yang Jadi Salah Satu Permata Termahal di Dunia

2026-01-12 19:01:38
Sejarah Penemuan Berlian yang Jadi Salah Satu Permata Termahal di Dunia
- Berlian menjadi salah satu batu permata yang sangat berharga karena keindahan dan kekuatannya.Berlian secara kimia merupakan bentuk kristal dari karbon yang diasah dengan baik sehingga menjadi berkilau.Diketahui, berlian terbentuk lebih dari 3 miliar tahun yang lalu jauh di dalam kerak bumi. Namun baru ditemukan sekitar abad ke-4 SM.Dilansir dari laman CBS News, berlian diketahui pertama kali ditemukan di India sekitar abad ke-4 SM sebagau bahan yang bernilai.Baca juga: Kisah Leony Susan dari Jual Makanan di Pinggir Jalan Sampai Sukses Bisnis BerlianReferensi paling awal tentang berlian adalah manuskrip Sansekerta bertanggal 320-296 SM, yang ditulis oleh seorang menteri di dinasti India utara.Pada abad ke-13, sejumlah kecil berlian mulai muncul di pakaian dan perhiasan Eropa dan dijadikan sebagai titik aksen di antara mutiara dalam emas tempa.Pada abad ke-16, berlian menjadi populer, sebagai respons terhadap perkembangan pemolesan berlian, yang meningkatkan kecemerlangannya.Berlian kemudian mendominasi perhiasan kecil pada abad ke-17 dan perhiasan besar pada abad ke-18.Baca juga: Warga Berburu Perhiasan dan Uang di Tengah Puing Longsor di CisolokSemakin banyak berlian mencapai Eropa, permintaan akan berlian pun meningkat. Dan pada abad ke-18 berlian semakin melimpah, terutama datang dari Amerika Selatan.Salah satu peristiwa menjelang akhir abad ke-19 membantu mengubah peran berlian di abad berikutnya.Yakni penemuan deposit berlian dengan kekayaan yang belum pernah terjadi sebelumnya di Afrika Selatan pada tahun 1870-an.Ini mengubah berlian dari permata langka menjadi permata yang berpotensi tersedia bagi siapa saja yang mampu membelinya.Selama beberapa tahun berikutnya, Afrika Selatan menghasilkan lebih banyak berlian dibandingkan India selama lebih dari 2.000 tahun.Baca juga: Jejak Sejarah yang Raib, 40 Koleksi Berharga Museum Cakraningrat Bangkalan Hilang DicuriNicolas Tucat/AFP 'Motswedi', berlian kasar seberat 2.488 karat, di samping batu permata lainnya di kantor pusat perusahaan berlian HB Antwerp di Antwerp. Dikutip dari laman Geology.com, ada empat proses berbeda yang dianggap bertanggung jawab atas hampir semua berlian alami, yaitu:


(prf/ega)