Pria di Ciputat Tangsel Ditemukan Tewas Gantung Diri Diduga Akibat Depresi

2026-02-02 08:43:01
Pria di Ciputat Tangsel Ditemukan Tewas Gantung Diri Diduga Akibat Depresi
Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.Seorang pria berinisial P (55) ditemukan tewas dalam kondisi tergantung di dalam rumahnya kawasan Serua Indah, Ciputat, Tangerang Selatan. P diduga mengakhiri hidupnya akibat depresi.Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq menjelaskan, jasad P pertama kali diketahui oleh dua bocah yang sedang bermain di depan rumahnya pada Selasa (9/12/2025) pagi. Dua bocah itu awalnya melihat bagian kepala P melalui jendela berada di lantai atas rumah."Anak-anak yang sedang bermain di depan rumahnya mengatakan ada kepala di lantai atas. Lalu saksi D bilang kalau itu helm, lalu anak-anak tersebut bilang bukan," jelas Bambang kepada wartawan, Rabu (10/12).Saksi D kemudian meminta bantuan saksi MT untuk mengecek ke atas. Setiba di lantai atas, saksi MT mulai mencium bau busuk hingga melihat tubuh korban dalam posisi tergantung.Saksi MT pun langsung mendatangi saksi B selaku Ketua RW. Saksi B akhirnya menghubungi pihak Bhabinkamtibmas Aiptu Rudianto yang langsung menginformasikan kepada petugas piket Polsek Ciputat Timur.Pada akhirnya, tim piket fungsi Polsek Ciputat Timur dipimpin Pawas Aiptu Edi Effendi sampai di lokasi bersama anggota Piket Polres Tangerang Selatan dipimpin oleh Pamapta Polres Tangerang Selatan Ipda Aries dan anggota identifikasi Polres Tangerang Selatan."Setelah dilakukan pemeriksaan, anggota Kepolisian dibantu oleh relawan dari warga melakukan evakuasi terhadap korban. Sekira jam 12.30 WIB, jenazah berhasil dievakuasi. Selanjutnya, jenazah dibawa ke RS Polri Kramat Jati guna penanganan lebih lanjut," tutur Bambang.Bambang menerangkan, saat ditemukan, korban meninggal dalam keadaan tergantung di bagian leher dengan tali tambang bahan plastik, terduduk di atas tangga hampir terjatuh. Kondisi tubuh korban sudah membusuk, kulit menghitam, dan mengelupas.Dia juga menuturkan, berdasarkan keterangan keluarga, korban juga sempat ingin melakukan percobaan bunuh diri dua bulan lalu. Namun upaya korban digagalkan oleh adik korban."Berdasarkan keterangan keluarga korban, diduga korban melakukan gantung diri karena depresi," terang Bambang."Pihak keluarga korban membuat surat pernyataan bahwa kejadian tersebut merupakan musibah, dan tidak bersedia untuk dilakukan autopsi, serta visum luar maupun visum dalam," pungkasnya.Simak juga Video: Pria Bogor Tewas Gantung Diri di Pohon, Diduga Faktor Ekonomi[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Dalam hitungan tak sampai lima menit, Gemini langsung menyusun kolase dengan komposisi rapi, sentuhan artistik otomatis, dan kualitas gambar yang tetap tajam.Sepengalaman saya, hasil kolase buatan Gemini terlihat lebih “niat” dan profesional dibanding kolase manual. Transisi antar foto terasa halus, penempatan elemen visual seimbang, serta tone warna konsisten dan masih bisa diubah sesuai selera.Hal ini membuat pengguna yang tidak punya kemampuan desain sekalipun tetap bisa menghasilkan Instagram Story yang estetik dan layak dipamerkan.Berikut contoh hasil collage foto konser Raisa yang di-generate langsung dari Gemini 3 Flash Nano Banana:/ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Gemini AI bisa menyulap foto biasa jadi foto sinematik dengan background panggung konser Raisa./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Gemini AI bisa menyulap foto biasa jadi foto sinematik dengan background panggung konser Raisa.9to5google Tampilan Google Gemini 3 Flash. Google rilis Gemini 3 Flash.Menurut saya, hasil kolase yang dibuat Gemini terlihat lebih “niat” dan profesional dibanding kolase manual.Transisi antar foto terasa halus, penempatan elemen visual seimbang, dan tone warna konsisten dan bisa diubah sesuai selera. Ini membuat pengguna yang tidak punya skill desain sekalipun tetap bisa menghasilkan Instagram Story yang estetik.Hasil editan yang rapi ini berkat Gemini 3 Flash yang baru saja dirilis pada pertengahan Desember lalu. Model AI penerus Gemini 2.5 Flash ini disebut memiliki performa nyaris setara Gemini 3 Pro, tetapi dengan kecepatan lebih tinggi dan biaya penggunaan yang lebih murah.Model Gemini berlabel “Flash” dirancang untuk respons cepat. Jadi tak heran, saat men-generate hasil foto collage rekap konser Raisa, pengguna bisa mendapatkan hasilnya dalam hitungan beberapa menit saja. Hasilnya pun tetap rapi.

| 2026-02-02 08:47