Percepat Penanganan Bencana, 11 Unit IPA Dikirim ke Sumut dan Aceh

2026-01-11 22:56:42
Percepat Penanganan Bencana, 11 Unit IPA Dikirim ke Sumut dan Aceh
JAKARTA, - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengirimkan 11 unit Instalasi Pengelolaan Air (IPA) mobile untuk layanan air bersih demi mempercepat penanganan bencana banjir bandang dan longsor di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dan Aceh.Ini terdiri dari lima unit dengan kapasitas 5 liter per detik, 2 unit dengan kapasitas 0,5 liter per detik, 4 unit  IPA RO kapasitas 5 liter per detik, 4 Unit IPA Mobile dan 4 unit IPA RO dikirim dari Ibu Kota Nusantara (IKN) dengan menggunakan  Kapal Belik Mas dari Pelabuhan KKT Kariangau Balikpapan.Sementara tiga IPA akan dikirimkan menyusul dari Jakarta, meliputi dua unit dengan kapasitas 2,5 liter per detik dan 1 unit dengan kapasitas 0,5 liter per detik. Pengiriman ini merupakan bagian dari upaya Kementerian PU untuk memastikan ketersediaan layanan dasar, khususnya air bersih dan sanitasi, bagi masyarakat terdampak bencana.Baca juga: Pasca-banjir, Pemerintah Mobilisasi Air Bersih dan Sanitasi di PalembayanMenurut Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan, penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam menjamin pelayanan infrastruktur dasar pada masa tanggap darurat bencana. “Kementerian PU bergerak cepat untuk membantu pemerintah daerah dan masyarakat terdampak, terutama dalam pemenuhan kebutuhan air bersih dan sanitasi yang menjadi prioritas utama pada situasi darurat,” ujar dia dikutip dari rilis, Selasa .Bantuan logistik tersebut akan diberangkatkan menggunakan Kapal KMP Jatra I dari Pelabuhan Tanjung Priok.Adapun bantuan yang dikirimkan yakni 8 unit Mobil Tangki Air (MTA) berkapasitas 4.000 liter dan 3 unit MTA berkapasitas 5.000 liter.Untuk mendukung aspek sanitasi lingkungan, Kementerian PU juga mengirimkan 2 unit mobil tinja dengan kapasitas 4.000 liter.Kementerian PU akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, instansi terkait, serta tim di lapangan guna memastikan bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal dan tepat sasaran. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan kondisi masyarakat serta mendukung penanganan bencana secara terpadu dan berkelanjutan.Baca juga: Akses Jalan di Aceh Dibuka, Kementerian PU Terjunkan Prasarana Air Bersih


(prf/ega)