Istri Hanyut Saat Banjir Aceh Tamiang, Mulyono: Semangat Hidup Saya Sekarang Cuma Anak-anak

2026-02-02 13:05:57
Istri Hanyut Saat Banjir Aceh Tamiang, Mulyono: Semangat Hidup Saya Sekarang Cuma Anak-anak
ACEH TAMIANG, - Seorang anak perempuan berlari keluar dari tenda pengungsian di wilayah Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Senin . Di tangannya terdapat dua roti dan sekotak susu kemasan yang baru saja ia terima dari relawan.Rambutnya dikuncir sederhana, mengenakan baju merah muda bergambar perempuan berkerudung. Ia tersenyum, meski bengkak di bawah matanya masih tampak jelas. Senyum itu tak sepenuhnya mampu menutupi kesedihan karena kehilangan ibu akibat banjir besar di Aceh Tamiang.Tak lama kemudian, adiknya menyusul. Bocah laki-laki itu juga membawa dua roti dan sekotak susu untuk diberikan kepada ayah mereka.“Dapat susu sama roti dari main sama Om Komeng,” ucap Naufal, sebelum kembali berlarian bersama anak-anak lain di area tenda pengungsian.Baca juga: Duka yang Tak Pernah Usai Bagi Mulyono Pascabanjir Aceh Tamiang...Di balik pemandangan itu, Mulyono hanya memandang pelan sambil sesekali tersenyum. Kedua anak itulah yang kini menjadi penyemangatnya untuk terus bertahan hidup setelah sang istri hanyut dan meninggal dunia dalam banjir.“Anak-anak yang jadi penyemangat sekarang. Memang anak-anak. Karena saya kan memang waktu istri hanyut, saya enggak semangat,” kata Mulyono saat ditemui Kompas.com di posko pengungsian, Senin .“Saya sadar, bahwasanya saya disuruh selamat untuk jaga anak-anak,” lanjutnya.Banjir datang dengan cepat dan meninggalkan Mulyono dalam situasi terjepit. Ia bersama keluarga terjebak selama dua hari dua malam di atas seng rumah tanpa makanan dan minuman, sambil menunggu evakuasi tim SAR yang tak kunjung tiba.“Kami capek nunggu tim SAR. Katanya balik tim SAR, tapi sampai dua hari enggak balik-balik,” ucap Mulyono.Kedua anak Mulyono lebih dulu dievakuasi bersama mertuanya. Namun, ia bersama sang istri masih tertahan dan harus menunggu jemputan berikutnya.“Kan kami ramai keluarga, dua trip. Terus katanya tim SAR balik lagi, rupanya enggak balik-balik,” ungkapnya.Baca juga: 3 Pekan Berlalu, Permukiman Warga Aceh Tamiang Masih Gelap Gulita dan Dipenuhi LumpurKarena tak kunjung mendapat bantuan, kekhawatiran sang istri untuk bertemu anak-anak membuat mereka nekat menyelamatkan diri dengan cara seadanya. Sebuah kulkas yang mengambang digunakan sebagai pelampung sekaligus perahu darurat.“Jadi mau enggak mau saya beranikan pakai kulkas. Nganyut kami bertiga pegang kulkas. Anak kecil itu ditaruh di dalam kulkas, kulkasnya kami buka,” tutur Mulyono.Namun upaya itu berujung petaka. Di tengah perjalanan, kulkas tersebut pecah dan mereka terpisah satu sama lain.“Sampai di depan kantor bupati, pecah kulkasnya, terpisah semua,” katanya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-02-02 10:57