Daftar 24 Perusahaan di Cikande yang Terpapar Radioaktif Cs-137

2026-01-12 05:17:59
Daftar 24 Perusahaan di Cikande yang Terpapar Radioaktif Cs-137
– Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengungkapkan sebanyak 24 perusahaan di Kawasan Industri Modern Cikande Industrial Estate (MCIE), Serang, Banten, terpapar zat radioaktif Cesium-137 (Cs-137).Paparan radiasi ini ditemukan pada sejumlah sektor industri besar, mulai dari peleburan logam, pengelolaan limbah B3, hingga industri makanan dan manufaktur.Beberapa nama besar seperti PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) serta PT Nikomas Gemilang, pabrik pemasok Nike, Adidas, dan Puma, termasuk dalam daftar tersebut.Baca juga: Berapa Tarif Asli LRT Jabodebek Tanpa Subsidi?Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, Setia Diarta, menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan di kawasan industri tersebut menunjukkan adanya variasi tingkat radiasi.Menurut Setia, tiga industri makanan diketahui memiliki paparan Cs-137 dengan laju dosis antara 1,6 hingga 152 mikro sievert per jam.Baca juga: Cara Cek Tagihan Listrik Pascabayar Online di PLN Mobile, Praktis dan CepatSelain itu, tiga industri pengelolaan limbah B3 juga terdeteksi memiliki paparan antara 0,24 hingga 0,4 mikro sievert per jam, sementara 15 industri peleburan logam menunjukkan tingkat radiasi yang lebih tinggi, bahkan mencapai 700 mikro sievert per jam.Tak hanya di area perusahaan, enam titik timbunan di kawasan MCIE juga ditemukan memiliki paparan hingga 10.000 mikro sievert per jam, level yang dikategorikan sangat berbahaya.Baca juga: Cara Baca QRIS yang Benar Menurut Bank Indonesia, Bukan “Kiyuris” atau “Keris”Atas temuan ini, Tim Satuan Tugas (Satgas) yang dipimpin oleh Kementerian Koordinator Bidang Pangan menetapkan kasus di Kawasan Industri MCIE sebagai insiden serius (serious incident).Petugas gabungan dari berbagai instansi kini tengah melakukan proses dekontaminasi di lokasi-lokasi yang terpapar.“Tim Satgas dalam hal ini Kemenko Pangan sebagai Ketua Satgas menetapkan Kawasan Industri MCIE sebagai kejadian berupa insiden serius,” ujar Setia Diarta dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VII DPR RI di Jakarta, Senin .Baca juga: Cara Cek NIK KTP Apakah Terdaftar Bansos 2025, Lewat HP dan Situs Resmi KemensosDok.KLH Petugas mendekontaminasi Kawasan Industri Modern Cikande, Serang, Banten. Berikut daftar lengkap 24 perusahaan yang dilaporkan terpapar radioaktif Cs-137 di Kawasan Industri Modern Cikande, Banten:Baca juga: Tarif Pasang Baru PLN November 2025: Rincian Biaya Pasang Listrik Baru dari 450 VA hingga 3.500 VAKasus radioaktif ini berawal dari peringatan Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) yang menemukan kandungan Cs-137 pada produk udang beku olahan PT Bahari Makmur Sejati asal Indonesia.Temuan tersebut diketahui setelah otoritas Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS (CBP) menemukan kontainer terkontaminasi di empat pelabuhan besar, yakni Los Angeles, Houston, Savannah, dan Miami.Baca juga: Ada Diskon 50 Persen, Biaya Tambah Daya Listrik 900 ke 1.300 Watt Cuma Rp 187.400Sejak itu, Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) bersama Kemenperin dan Kemenko Pangan melakukan penelusuran asal kontaminasi hingga akhirnya ditemukan sumber radiasi di kawasan industri Cikande.Meski proses dekontaminasi masih berlangsung, pemerintah memastikan bahwa area industri yang terdampak akan terus dipantau untuk mencegah penyebaran lebih luas.Kemenperin bersama Bapeten juga tengah menyelidiki asal material logam bekas (scrap) yang diduga menjadi pemicu utama penyebaran zat radioaktif Cs-137 di kawasan tersebut.Baca juga: Tabel KUR BRI November 2025: Pinjaman Mulai Rp 1 Juta, Cek Bunga dan CicilannyaArtikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul 24 Perusahaan di Cikande Terpapar Radioaktif CS-137, Termasuk Pabrik Sepatu dan Makanan.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Irwan mengaku bersyukur atas penghargaan yang telah diraih. Ia menekankan bahwa fokus utama perusahaan dimulai dari internal, yaitu kebahagiaan dan kesehatan karyawan, sebelum meluas ke masyarakat.“Ketika saya ditanya dewan juri, saya sampaikan bahwa fokus utama kami adalah membahagiakan dan menjaga kesehatan karyawan terlebih dahulu. Kalau karyawan yang dekat dengan kami saja tidak sehat dan bahagia, bagaimana kami bisa mengurus masyarakat yang lebih luas.” ujar Irwan kepada Kompas.com, Rabu.Irwan menambahkan, penghargaan yang diraih pihaknya  merupakan kerja kolektif seluruh karyawan dan tim.“Persyaratannya sangat banyak, ada 17 goals dan 169 target. Mustahil dicapai tanpa komitmen bersama,” kata Irwan.Pihaknya pun senantiasa mendorong seluruh elemen perusahaan berpartisipasi dalam berbagai upaya pencapaian SDGs, terutama terkait kesejahteraan sosial dan pengentasan kemiskinan.Baca juga: Anggota Komisi IX DPR Kagumi Standar Produksi Sido MunculSido Muncul juga menegaskan komitmennya untuk membantu program nasional, melalui program penanganan stunting dan tidak mengambil bagian dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).“Kami memilih memberikan bantuan berupa dana agar ibu-ibu bisa membeli kebutuhan gizi yang sesuai. Tahun depan kontribusi kami akan ditingkatkan,” katanya./Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat memegang piala penghargaan Terbaik I kategori Badan Usaha Besar Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 berkat keberhasilan program Smartani. Program Smartani yang mengantarkan Sido Muncul meraih juara pertama merupakan inisiatif pemberdayaan masyarakat yang mencakup sektor hulu hingga hilir. Program ini telah diinisiasi sejak 2021 dan menyasar kelompok tani di wilayah Semarang.Saat ini, sedikitnya 3.000 petani dan peternak telah mendapat pendampingan dari Sido Muncul.“Di tingkat hilir, kami membina karyawan untuk menjadi distributor. Sekarang ada sekitar 60 hingga 70 distributor yang dulunya karyawan kami dan kini sudah mandiri,” ungkap Irwan.Baca juga: Hadirkan Terang, Sido Muncul Gelar Operasi Katarak GratisManajer Lingkungan Sido Muncul, Amri Cahyono, menegaskan bahwa komitmen perusahaan terhadap SDGs diwujudkan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.Ia menyampaikan bahwa perusahaan secara konsisten memperkuat kontribusi terhadap 17 tujuan SDGs.“Program Smartani kami gagas untuk mewujudkan visi perusahaan, yaitu memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Hingga saat ini, Sido Muncul telah memenuhi seluruh 17 tujuan SDGs,” ujarnya.Amri menjelaskan bahwa Smartani di Desa Bergas Kidul, Kecamatan Bergas, Semarang, dikembangkan dengan pendekatan nature-based solution. Implementasinya dimulai dengan social mapping untuk memetakan potensi lokal.“Di desa ini ada kelompok petani alpukat, peternak sapi perah, hingga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) ‘Mbok Jajan’ yang sebelumnya terdampak Covid-19. Kami memberikan pelatihan agar mereka dapat kembali produktif, dan kini produk mereka sudah memasok ke Sido Muncul,” terang Amri.Baca juga: Konsisten Bantu Tangani Katarak, Sido Muncul Kembali Raih Perdami Award/Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat bersama tim dalam ajang Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 di Jakarta, Rabu .

| 2026-01-12 05:16