Litbang Kompas: Tingginya Biaya Politik Jadi Salah Satu Penyebab Kepala Daerah Korupsi

2026-02-05 13:10:57
Litbang Kompas: Tingginya Biaya Politik Jadi Salah Satu Penyebab Kepala Daerah Korupsi
JAKARTA, - Biaya politik yang tinggi dinilai publik menjadi salah satu penyebab kepala daerah melakukan korupsi.Berdasarkan hasil jajak pendapat Litbang Kompas, sebanyak 21,2 persen responden menyatakan korupsi kepala daerah disebabkan oleh biaya politik yang tinggi.Sedangkan di peringkat pertama penyebab kepala daerah melakukan korupsi adalah penegakan hukum yang pilih-pilih, yakni sebesar 22,4 persen. Di atas biaya politik yang tinggi.Baca juga: Litbang Kompas: 63,3 Persen Publik Tak Memilih Kepala Daerah yang Pernah Dikaitkan KorupsiPenyebab lainnya kepala daerah melakukan korupsi berdasarkan jajak pendapat Litbang Kompas adalah gaya hidup mewah (21,2 persen); lemahnya pengawasan (20,4 persen); kebiasaan permisif (6,5 persen); Lainnya (3,9 persen); dan tidak tahu (4,4 persen).Selain itu, mayoritas publik atau 61,5 persen responden juga mengaku tidak yakin jika gubernur yang memimpin daerahnya bersih dari korupsi.Sedangkan 30,5 persen masyarakat mengaku yakin bahwa gubernur yang memimpin daerahnya bebas dari korupsi. Sedangkan 8 persen responden lainnya menyatakan "Tidak Tahu".Baca juga: Litbang Kompas: Publik Sebut Aspek Penegakan Hukum Jadi Penyebab Kepala Daerah KorupsiKendati mayoritas publik tidak yakin gubernurnya bersih dari korupsi, tapi 51,3 persen responden menyatakan puas terhadap kinerja pemimpin provinsinya itu.Adapun responden yang menyatakan tidak puas sebanyak 47,8 persen. Lalum 0,9 persen sisanya menyatakan "Tidak Tahu".Sebagai informasi, Litbang Kompas melakukan jajak pendapat melalui telepon pada 10 sampai 13 November 2025.Jumlah responden sebanyak 514 dari 70 kota di 38 provinsi diwawancarai. Sampel ditentukan secara acak dari responden panel Litbang Kompas sesuai proporsi jumlah penduduk di setiap daerah.Baca juga: Bima Arya Ingatkan Kepala Daerah Jauhi Praktik Korupsi Dengan metode ini, tingkat kepercayaannya sebesar 95 persen, dengan margin of error penelitian ± 4,23 persen dalam kondisi penarikan sampel acak sederhana. Meskipun demikian, kesalahan di luar pengambilan sampel dimungkinkan terjadi.Berita ini dilansir dari Kompas.id dengan judul "Publik Jengah Korupsi Kepala Daerah"


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-02-05 11:42