Hilmi Panigoro: UMKM Tulang Punggung Ekonomi Negara

2026-01-12 06:48:24
Hilmi Panigoro: UMKM Tulang Punggung Ekonomi Negara
JAKARTA, – Presiden Direktur PT Medco Energi Internasional Tbk, Hilmi Panigoro, menegaskan bahwa Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) adalah tulang punggung ekonomi Indonesia. Pernyataan itu disampaikan dalam Festival Pojok UMKM MedcoEnergi 2025, yang digelar pada 10–12 Desember di The Energy Building, SCBD, Jakarta Selatan.Festival ini menghadirkan UMKM mitra binaan dari berbagai lini usaha MedcoEnergi, termasuk Onshore, Offshore, Corridor, dan Medco Power Asset.Kegiatan yang digelar meliputi pameran produk, sesi berbagi pengalaman, lokakarya pengembangan usaha, serta peluncuran CSR Hub dan buku program CSR MedcoEnergi.Baca juga: MedcoEnergi Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Festival Pojok 2025Hilmi menjelaskan bahwa pembinaan UMKM bukan hanya soal memberikan akses pembiayaan, tetapi juga pelatihan dan pendampingan agar usaha kecil dapat bertahan, berkembang, dan berkontribusi dalam rantai pasok perusahaan.“UMKM ini adalah tulang punggung ekonomi negara. Jadi saya kira bukan cuma tugas pemerintah, tapi kita pengusaha swasta juga. Di Medco, kami sisihkan sebagian untuk memastikan UMKM terbangun dan tumbuh,” kata Hilmi di Jakarta, Rabu .Hilmi menjelaskan bahwa microfinancing atau pembiayaan skala kecil menjadi strategi untuk mengisi celah yang tidak bisa dijangkau perbankan.“Kalau datang ke bank, ada persyaratan sangat rigid. UMKM biasanya tidak punya track record atau jaminan. Di situlah peran perusahaan. Misalnya, kalau kami biayai 20 pengusaha, 18 mungkin gagal, tapi 2 berhasil sudah cukup. Bank tidak bisa mengambil risiko seperti itu,” ujarnya.Baca juga: MedcoEnergi Jadi Emiten Indonesia Pertama di Pasar OTCQX ASSelain pembiayaan, MedcoEnergi mendorong UMKM agar terlibat langsung dalam supply chain perusahaan.“Salah satu cara terbaik meningkatkan keberhasilan UMKM adalah memastikan mereka punya off taker. Misalnya bahan makanan untuk catering atau kebutuhan operasi lain, mereka diberi prioritas,” kata Hilmi.Hilmi menargetkan jumlah UMKM binaan semakin banyak.“Hari ini mungkin sudah ada 200 UMKM, tapi yang datang ke sini cuma 20. Di level perusahaan harusnya ratusan, di SKK Migas ribuan. CSR bukan beban, tapi investasi buat kemaslahatan usaha kita,” ujarnya.Baca juga: MedcoEnergi Turunkan Emisi 1,5 Juta Ton, Pimpin Transisi Energi Asia TenggaraPendekatan CSR MedcoEnergi disesuaikan dengan karakteristik geografis dan potensi daerah. Hilmi menekankan pentingnya social mapping untuk melihat kekuatan, kelemahan, peluang, dan tantangan (SWOT) masing-masing wilayah.“Tergantung kekuatan daerahnya. Apa keunggulannya, pertanian, kelautan, itu yang kita lihat semua. Makanya ada Medco Foundation khusus melakukan social mapping,” kata Hilmi.Selama tiga hari, pengunjung dapat berinteraksi langsung dengan pelaku UMKM yang menampilkan berbagai produk unggulan seperti Gula Aren Siwalan, Telur Asin Booster Farm (Sampang), Ikan Bilis Hijau dan Madu Kelulut (Natuna), Minuman Serbuk Herbal dan Beras Organik (Malaka), Madu Hutan, Minuman Lemon Sereh, Keripik Singkong Anggun, hingga Sambal Salai Gabus (Grissik).Baca juga: MedcoEnergi Gabung OGMP 2.0, Perkuat Langkah Menuju Net-Zero


(prf/ega)

Berita Lainnya