Misteri Pembunuhan Anak Politisi PKS Cilegon, CCTV di Dalam Rumah Mati

2026-01-12 03:51:53
Misteri Pembunuhan Anak Politisi PKS Cilegon, CCTV di Dalam Rumah Mati
CILEGON, - Sepekan kasus pembunuhan anak dari dewan pakar DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Cilegon, Banten, Maman Suherman, belum menemui titik terang.Pihak kepolisian masih mendalami kasus tewasnya bocah kelas 4 Sekolah Dasar (SD) berinisial MAMH (9) di rumah mewahnya di Perumahan BBS 3, Cilegon, Selasa ."Berikan waktu kepada kami aparat kepolisian melaksanakan tugas kami. Kami pun butuh bantuan, dukungan, informasi dari teman-teman media, teman-teman masyarakat," kata Kapolres Cilegon Martua Raja Taripar Laut Silitonga kepada wartawan di Cilegon, Sabtu."Jika ada informasi apa pun, sekecil apa pun, disampaikan kepada Satuan Reserse Kriminal," sambung dia.Baca juga: Misteri Pembunuhan Anak Dewan Pakar PKS Cilegon, Polisi Ungkap Luka yang Dialami Korban Sejauh ini, kata Martua, Polres Cilegon masih bekerja mengumpulkan beberapa alat bukti di lapangan.Alat bukti itu, lanjut Martua, harus dikaitkan antara pola waktu, pola tempat, dan pola sasaran."Jadi, harus membutuhkan analisis yang memang matang," ujar dia.Terkait terduga pelaku merupakan orang dekat, Martua mengaku penyidik masih menyelidiki."Masih dalam pendalaman. Terus didalami ini," kata dia.Baca juga: Anak Dewan Pakar PKS Cilegon Ditemukan Meninggal, Polisi: Tak Ada Barang Berharga Hilang di RumahMartua mengungkapkan, Closed-Circuit Television (CCTV) yang berada di dalam rumah korban saat kejadian dalam kondisi tidak berfungsi atau mati.Meski tidak ada bukti rekaman, Martua memastikan hal tersebut tidak menjadi kendala penyidik."Nggak juga (jadi kendala), nggak juga kesulitan. Meskipun CCTV itu mati di dalam rumah, tapi kami insya Allah bisa berupaya maksimal dalam mengungkap perkara ini," tegas Martua.Sebelumnya, Polisi mengungkap bahwa kasus ini bukanlah kasus perampokan, melainkan murni pembunuhan.Sebab, tidak ditemukan barang-barang berharga di dalam rumah yang hilang.Dari hasil pemeriksaan korban, ditemukan sebanyak 19 luka tusukan dan tiga bekas kekerasan benda tumpul pada tubuh MAHM (9).Banyaknya luka tersebut yang membuat tubuh kecil korban meninggal dunia saat dibawa ke rumah sakit oleh orangtuanya yang juga seorang pengusaha.


(prf/ega)