Bontang - Pemerintah Kota Bontang terus memperkuat komitmennya dalam menurunkan angka stunting melalui evaluasi menyeluruh terhadap berbagai program intervensi yang telah berjalan. Salah satunya dilakukan lewat kegiatan Diseminasi Audit Kasus Stunting Tahun 2025 yang digelar di BPU Kelurahan Kanaan, Senin .Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menegaskan bahwa penanganan stunting bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan bagian dari strategi besar pembangunan sumber daya manusia.“Indonesia berada pada fase penting sejarah. Jika kualitas generasi tidak dipersiapkan sejak dini, bonus demografi dapat berubah menjadi beban struktural. Karena itu percepatan penurunan stunting merupakan intervensi strategis, bukan sekadar program teknis,” tegas Neni.Advertisement
(prf/ega)
Wali Kota Bontang: Penurunan Stunting Bukan Sekadar Sprint, Tapi Maraton PeradabanÂ
2026-01-12 21:34:57
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 22:01
| 2026-01-12 21:14
| 2026-01-12 21:10










































