BOGOR, – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Pakuan Kota Bogor tengah mengembangkan teknologi pembaca meter air berbasis digital, Automatic Meter Reading (AMR), sebagai upaya meningkatkan akurasi layanan dan efisiensi operasional.Teknologi AMR memungkinkan pemantauan penggunaan air secara real time sekaligus mendeteksi kebocoran jaringan distribusi lebih cepat dibandingkan metode konvensional.Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Rino Indira Gusniawan, mengatakan pengembangan alat AMR saat ini masih berada pada tahap uji coba.Baca juga: 2 KRL Baru Produksi INKA Mulai Beroperasi di Lintas Bogor, Ini RutenyaUji coba tersebut dilakukan di 600 titik pelanggan untuk memastikan sistem pembacaan meter berjalan normal dan akurat.“Kami sedang kembangkan alat pembaca meter air berbasis digital AMR, masih diuji coba dulu,” ucap Rino saat diwawancarai, Selasa .Rino menjelaskan, perangkat AMR nantinya akan menggantikan metode pembacaan meter air manual yang selama ini dilakukan petugas secara door to door ke rumah pelanggan.Secara teknis, perangkat AMR akan dipasang langsung pada meteran air pelanggan. Dengan sistem ini, data pemakaian air dapat dibaca dari jarak jauh tanpa kehadiran petugas di lapangan, sehingga berpotensi menekan biaya operasional perusahaan.“Inovasi ini tujuannya untuk meningkatkan kualitas layanan air bersih kepada para pelanggan,” kata Rino.Ia menambahkan, penerapan teknologi AMR juga memberikan manfaat lain, seperti peningkatan akurasi data, percepatan proses pencatatan, serta perlindungan terhadap privasi pelanggan.Baca juga: Berangkat Subuh, Pulang Larut: Cerita Pekerja Bogor–Jakarta yang Tak Pernah Usai“Jadi, teknologi ini tidak hanya memudahkan dalam pembacaan meter, tapi juga menjamin peningkatan akurasi, mempercepat proses, serta melindungi privasi pelanggan,” sambungnya.Lebih lanjut, Rino mengungkapkan, pengembangan teknologi AMR merupakan hasil kerja sama antara Perumda Tirta Pakuan dengan salah satu produsen meter air asal Tiongkok.Kesempatan kerja sama tersebut terbuka setelah perusahaan produsen meter itu mendirikan pabrik di wilayah Bogor, Jawa Barat.“Awalnya kami riset sendiri setahun, lalu kita kerja sama dengan perusahaan itu,” tutur Rino.Setelah tahap uji coba selesai, Perumda Tirta Pakuan berencana memproduksi perangkat AMR secara massal. Saat ini, tercatat sekitar 1.000 pelanggan telah masuk dalam rencana awal penerapan teknologi tersebut.“Setelah tahap uji coba ini selesai, rencananya akan mulai diproduksi secara massal mengingat sudah ada 1.000 pelanggan,” imbuhnya.
(prf/ega)
Deteksi Kebocoran Lebih Cepat, Tirta Pakuan Bogor Kembangkan Meter Air Digital
2026-01-12 10:11:26
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 10:41
| 2026-01-12 09:05
| 2026-01-12 08:49
| 2026-01-12 08:38
| 2026-01-12 08:17










































