ACEH UTARA, – Plt Sekretaris Daerah Aceh Utara Jamaluddin menemani Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto meninjau lokasi pengungsian di Desa Kuala Cangkoi, Kecamatan Lapang, Kabupaten Aceh Utara, Selasa .Sebanyak 20 muara baru muncul di Kecamatan Lapang, Kabupaten Aceh Utara, pascabanjir 26 November 2025 lalu.Muara itu tersebar di Desa Kuala Keureuto dan Kuala Cangkoi.“Dulunya itu pemukiman warga, sekarang jadi muara. Tanahnya berubah jadi muara, rumahnya hancur lebur. Kita harap, Pak Kaban (Kepala Badan) membantu pengembalian fungsinya kembali menjadi lahan perumahan,” kata Jamaluddin di depan pengungsi.Baca juga: Kepala BNPB Akui Bantuan Tenda untuk Pengungsi di Aceh Utara Masih KurangSelain itu, sambung Jamaluddin, sesuai arahan Bupati Aceh Utara, Ismail A Jalil, paling dibutuhkan perlengkapan ibadah, hunian sementara dan tenda.Pasalnya, sebentar lagi memasuki bulan Ramadhan. Diharapkan pengungsi bisa beribadah dengan tenang.Merespon permintaan itu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto menyebutkan pemerintah pusat akan membantu pemulihan pascabanjir.Baca juga: Eks Pejabat BRR Soroti Pekerja Kemanusiaan Seperti Orang Kantoran saat Tangani Bencana AcehSalah satunya mengembalikan fungsi lahan kembali ke perumahan.Teknisnya tahap awal akan disedot seluruh pasir untuk dibuang, lalu dipasang tanggung agar air tidak masuk ke muara baru itu.Setelah itu, baru dilakukan penimbunan agar kembali menjadi lahan perumahan.“Kita bantu mesin sedot pasir tahap awal, harganya Rp 50 juta per unit,” kata Suharyanto.Baca juga: Mengenal Air Tractor Pembawa BBM ke Aceh Tengah dan Bener MeriahUntuk perlengkapan tenda, perlengkapan ibadah, matras dan lain sebagainya segera dikirim secara bertahap.“Kami pastikan segera mengirimkan kebutuhan pengungsi,” pungkasnya.
(prf/ega)
Pascabanjir, Lahan Perumahan Berubah jadi 20 Muara Baru di Aceh Utara
2026-01-11 03:56:54
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 02:54
| 2026-01-11 02:02
| 2026-01-11 01:31










































