Di Hadapan Pramono, Rektor Minta IKJ Dihubungkan dengan TIM agar Terpadu

2026-01-15 14:07:50
Di Hadapan Pramono, Rektor Minta IKJ Dihubungkan dengan TIM agar Terpadu
Rektor Institut Kesenian Jakarta (IKJ) Syamsul Maarif menyampaikan sejumlah usulan kepada Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. Salah satunya, agar kampus IKJ dan kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM) diintegrasikan menjadi satu ekosistem seni dan budaya yang terpadu.Hal itu disampaikan Syamsul saat Pramono berkunjung ke IKJ, Jakarta, Selasa . Syamsul mengatakan, jika akses antarkawasan dibuka dan dikelola bersama, IKJ akan menjadi bagian penting dari ekosistem seni Jakarta."Kalau akses-akses ini dibuka, TIM menjadi satu ekosistem dan IKJ ada di dalamnya. Jadi Akademi Jakarta, kemudian Dewan Kesenian Jakarta, dan itu dikelola oleh Dinas Kebudayaan yang menjadi anchor-nya," ujar Syamsul di IKJ, Jakarta Pusat, Selasa .Selain itu, Syamsul memohon dukungan Pemprov DKI terkait pembangunan gedung mangkrak di Fakultas Seni Rupa serta pengembangan masterplan IKJ yang terintegrasi dengan kawasan Kota Tua. Ia berharap keberadaan IKJ bisa menjadi 'dapur' seni dan budaya bagi Jakarta sebagai kota global."Ada gedung mangkrak di Fakultas Seni Rupa yang kami sudah mohon ke Pak Gubernur dan Pak Gubernur sudah memerintahkan stafnya untuk segera dilanjutkan," ungkapnya."Selain itu kita mau bikin masterplan IKJ, termasuk Kota Tua, mungkin nanti difungsikan sebagai etalasenya IKJ dan bagian dari Pemprov DKI dalam menyongsong 500 tahun ulang tahun DKI," lanjutnya.Menanggapi hal itu, Pramono menyatakan dukungannya terhadap penguatan peran IKJ dalam ekosistem seni Jakarta. Ia menegaskan pengembangan Kota Tua bukan berarti memindahkan kampus IKJ, melainkan menjadikannya sebagai etalase karya seni."Kota Tua akan menjadi etalase bagi seni dan budaya kita. Tentunya IKJ sebagai gudangnya orang berkreasi dan berkesenian akan sering tampil di forum-forum yang kita siapkan mulai awal tahun depan," kata Pramono.Pramono juga berencana menata kembali kawasan TIM agar lebih terbuka, rapi, dan nyaman bagi masyarakat. Menurutnya, keterpaduan antara IKJ dan TIM akan memperkuat wajah Jakarta sebagai kota global yang berbudaya."Saya akan minta kepada Balai Kota untuk mulai melihat, membangun ekosistem di TIM ini, termasuk IKJ di dalamnya, supaya lebih rapi dan nyaman. Ini agar orang yang datang punya kesan baik," ujarnya.Simak juga Video Purwacaraka Soroti Biaya Sewa TIM: Sejak Kapan BUMD Ambil Profit?[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-01-15 13:11