Pengunjung Minta Kuota Tiket Planetarium Diperbanyak, Akses Pembelian Lebih Tertata

2026-01-12 04:03:54
Pengunjung Minta Kuota Tiket Planetarium Diperbanyak, Akses Pembelian Lebih Tertata
JAKARTA, - Antusiasme masyarakat untuk menyaksikan pertunjukan Planetarium dan Observatorium Jakarta tetap tinggi, namun keterbatasan kuota harian membuat beberapa pengunjung berharap sistem pembelian tiket lebih tertata.Ayu (23), salah satu pengunjung yang datang bersama teman-temannya, menilai jumlah tiket saat ini masih terlalu sedikit untuk menampung minat pengunjung pada hari libur.“Kalau bisa, tiket diperbanyak. Banyak orang yang datang jauh-jauh tapi tidak kebagian,” ujar Ayu saat ditemui Kompas.com di lokasi, Minggu .Ayu sendiri juga kecewa karena tidak kebagian tiket.Baca juga: Anak-anak Sedih Tak Dapat Tiket Planetarium Jakarta meski Antre Sejak PagiNamun, ia berharap informasi soal kuota harian dan jadwal pertunjukan lebih mudah diakses secara daring.“Pengumuman kuota di web atau Instagram harus jelas, supaya orang bisa tahu sejak awal, tidak antre sia-sia,” kata Ayu.Ia juga menekankan pentingnya sistem waiting list yang transparan.“Kalau ada waiting list, nomor antrean harus bisa dicek secara online, jadi tidak bingung datang tapi nggak kepastian,” tambahnya.Baca juga: Hari ke-3 Dibuka, Antrean Planetarium Jakarta Mengular hingga 70 Meter Sejak PagiHal serupa disampaikan Fahrezi (27), pengunjung lainnya, yang datang bersama adiknya.Ia menekankan bahwa kuota terbatas sering membuat pengalaman liburan keluarga kurang optimal.“Anak-anak sudah excited tapi begitu tahu tiket habis, kecewa. Kalau kuota diperbanyak, pasti lebih banyak yang bisa ikut belajar di sini,” kata Fahrezi.Ia juga meminta agar informasi pembelian tiket lebih mudah diakses, termasuk pengumuman kuota harian dan pembaruan di media sosial resmi Planetarium.Baca juga: Kesan Anak-anak Usai Menyaksikan Alam Semesta di Planetarium Jakarta“Kalau semua informasi update di Instagram atau web, kita bisa rencanakan datang tanpa harus antre panjang,” ujarnya.Selain itu, Fahrezi berharap pengelola bisa menambah jam operasional atau sesi pertunjukan pada masa libur, agar pengunjung lebih banyak terlayani.“Kalau bisa ada tambahan sesi, apalagi pas libur sekolah. Jadi enggak ada yang pulang kecewa,” tambah Fahrezi.Pengamatan Kompas.com di kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat, menunjukkan antrean pengunjung mengular sejak pagi hari.Beberapa pengunjung terlihat rela duduk lesehan di lantai sambil menunggu giliran, termasuk keluarga yang datang bersama anak-anak.Petugas Planetarium mengumumkan bahwa kuota harian tetap dibatasi demi kenyamanan pengunjung dan kelancaran pertunjukan.Namun, antusiasme masyarakat, terutama di masa libur sekolah dan libur akhir tahun, membuat keterbatasan kuota menjadi sorotan utama.


(prf/ega)