- Suasana duka menyelimuti warga Kelurahan Ponjalae, Kecamatan Wara Timur, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, saat jenazah pebalap Awhin Sanjaya (27) tiba di rumah duka pada Senin malam, sekitar pukul 23.03 Wita.Kedatangan jenazah almarhum disambut isak tangis keluarga, kerabat, serta rekan-rekan sesama pebalap yang telah menunggu sejak sore. Jenazah Awhin diantar menggunakan ambulans dari Kota Makassar menuju Kota Palopo, disertai iring-iringan kendaraan roda dua. Komunitas balap turut mengawal perjalanan terakhirnya sebagai bentuk penghormatan kepada Awhin, yang dikenal aktif dalam berbagai kejuaraan balap motor di Sulawesi Selatan.Baca juga: Kronologi Kecelakaan Balap yang Tewaskan Awhin Sanjaya di JambiSetibanya di rumah duka, suasana haru menyelimuti. Tangis keluarga pecah saat jenazah diturunkan dari ambulans dan diangkat masuk ke dalam rumah oleh keluarga dekat, sahabat, serta rekan komunitas balap. Beberapa pelayat terlihat saling berpelukan, mencoba menguatkan satu sama lain di tengah suasana duka yang mendalam. Rumah duka yang terletak di kawasan padat penduduk itu dipenuhi warga yang datang untuk memberikan penghormatan terakhir.Baca juga: Meninggal Dunia, Pembalap Awhin Sanjaya Diduga Alami Benturan Keras di KepalaAwhin Sanjaya, pebalap asal Sulawesi Selatan, diduga mengalami benturan keras di kepala yang mengakibatkan pendarahan setelah kecelakaan dalam Grand Final Sumatera Cup Prix 2025 di Zabaq National Circuit, Kabupaten Tanjungjabung Timur, Jambi. Meskipun sempat mendapatkan pertolongan medis, Awhin akhirnya dinyatakan meninggal dunia.MUH. AMRAN AMIR S. HUT Suasana di rumah duka Jalan Cakalang Baru, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, sejumlah karangan bunga memenuhi halaman rumah Awhin Sanjaya, Senin soreSejumlah pelayat datang silih berganti menyaksikan kedatangan jenazah di halaman dan di dalam rumah. Karangan bunga ucapan duka cita tampak terpasang di sekitar lokasi.Lampu-lampu rumah warga tetap menyala hingga larut malam, menandakan banyaknya pelayat yang datang untuk memberikan penghormatan terakhir.Lurah Ponjalae, Gerhani Djafar, mengungkapkan rasa belasungkawa atas kepergian Awhin. Ia juga menegaskan bahwa almarhum tercatat sebagai warga Kelurahan Ponjalae.“Awhin Sanjaya memang benar tercatat sebagai warga kami di Kelurahan Ponjalae, Kecamatan Wara Timur, Kota Palopo,” kata Gerhani saat ditemui di rumah duka, Selasa . Menurut Gerhani, Awhin lebih sering berada di luar daerah karena profesinya sebagai atlet balap.Baca juga: Sosok Awhin Sanjaya, Pembalap Asal Sulsel yang Tewas dalam Kecelakaan Grand Final Sumatera Cup Prix 2025Ammang, sahabat dekat Awhin sejak kecil, mengenang almarhum sebagai pribadi pendiam, disiplin, dan sangat serius dalam menjalani hidupnya sebagai pebalap."Keseriusannya itu luar biasa, kalau dia tidak ikut balap, dia hanya di rumah. Terutama kalau sore, jarang keluar jika tidak ada urusan penting," ujar Ammang kepada Kompas.com.
(prf/ega)
Pelepasan Terakhir Awhin Sanjaya di Palopo, Kenangan dari Pebalap yang Meninggal Tragis
2026-01-12 08:07:59
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 08:30
| 2026-01-12 08:29
| 2026-01-12 07:36
| 2026-01-12 06:53
| 2026-01-12 06:22










































