Warga Kepulauan Sumenep Geruduk Polsek dan Bakar Mess Kontraktor Migas

2026-01-15 00:36:32
Warga Kepulauan Sumenep Geruduk Polsek dan Bakar Mess Kontraktor Migas
SUMENEP, – Suasana mencekam terjadi di Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Selasa malam.Ratusan warga marah setelah mendengar kabar enam nelayan Kangean ditangkap polisi.Para nelayan itu diduga membawa senjata tajam dan petasan saat mencoba menghalau kapal yang diduga melakukan survei seismik di perairan setempat.Hasan Basri, warga Kangean, mengatakan bahwa kabar penangkapan itu memicu kemarahan warga.Kerena tidak terima, mereka berbondong-bondong mendatangi Polsek Kangean untuk menuntut penjelasan.Baca juga: Doa Bersama Tolak Migas di Kangean, Warga Minta Presiden Prabowo Turun Tangan“Warga spontan datang karena mendengar nelayan kami ditangkap, mereka ingin tahu kebenarannya,” kata Hasan kepada Kompas.com.Di lokasi, polisi menjelaskan bahwa enam nelayan tersebut sudah dibebaskan. Setelah mendengar penjelasan itu, massa sempat membubarkan diri.Namun, tidak lama setelah meninggalkan Polsek, massa kembali bergerak tanpa komando menuju sebuah lokasi lain. Mereka merusak fasilitas dan membakar sebuah mess serta waterpark di wilayah Kecamatan Arjasa.Mess dan tempat wisata itu diketahui sedang ditempati pihak kontraktor Kangean Energy Indonesia (KEI) yang sedang melakukan uji seismik di Pulau Kangean.Beruntung, saat pembakaran terjadi, mess dalam keadaan kosong.Di lokasi ini, massa memecahkan kaca dan membakar bagian depan bangunan.KOMPAS.COM/Nur Khalis Warga melintas di salah satu fasilitas di Pulau Kangean, Sumenep, yang telah terbakar pada Selasa .Menurut Hasan, tindakan tersebut merupakan reaksi spontan warga atas kabar penangkapan enam nelayan oleh aparat kepolisian.“Orang di kampung sini sudah resah dari dulu karena aktivitas seismik ini, jadi begitu dengar ada yang ditangkap, semua langsung tersulut,” tambahnya.Informasi yang beredar di kalangan warga menyebutkan, dalam proses penangkapan, polisi sempat menodongkan senjata kepada para nelayan.Secara terpisah, Plt Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, memastikan, situasi di Kangean kini sudah kondusif.Baca juga: Demo di Tengah Laut, Nelayan Kangean Desak Hentikan Eksplorasi Migas“Massa sudah membubarkan diri, tidak ada korban jiwa. Kerugian materiil sekitar Rp 1 miliar,” ujarnya, Rabu .Sementara itu, Manajer Public and Government Affairs (PGA) KEI, Kampoi Naibaho, menyatakan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kasus pembakaran tersebut kepada kepolisian.“Ini sudah ranah aparat keamanan karena aksi ini bersifat anarkistis,” ucapnya singkat.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Hotel bintang lima di Jakarta ini menawarkan promo bersantap malam (dinner) dan menginap spesial Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.Tersedia promo buffet makan malam Natal 24 Desember 2025 dan Hari Natal 25 Desember 2025 dengan harga Rp 450.000 per orang.Ada menu family set dengan minimum jumlah lima orang tamu. Kami bisa buatkan family set dadri appetizer sampai dessert, kata Anton ketika ditemui Kompas.com usai acara Christmas Tree Lighting Ceremony di Hotel Sultan, Jumat malam.Baca juga: Pilihan Hotel Strategis di Malaysia, Bisa Jalan Kaki ke Bukit Bintang dan KLCCSelanjutnya, promo menginap di Hotel Sultan dibanderol mulai Rp 2,7 juta net per malam. Tarif ini berlaku untuk tipe kamar Deluxe dan sudah termasuk sarapan untuk dua orang.Bila ingin menikmati paket menginap, sarapan, dan Gala Dinner di Kudus Hall Hotel Sultan untuk dua orang, tamu perlu merogoh kocek sebesar Rp 3,8 jutaan per malam.Ada potongan harga 15 persen untuk tamu yang melakukan reservasi sebelum tanggal 16 Desember 2025. Setelah itu, harganya normal, pungkas AntonBagi pengunjung yang ingin bersantap malam sambil menghitung mundur kemeriahan malam tahun baru tanpa menginap, tersedia opsi Gala Dinner di Kudus Hall seharga Rp 750.000 net per orang.Baca juga: Deretan Hotel Peraih Michelin Key 2025 di Asia, Ada dari IndonesiaHotel Sultan atau The Sultan Hotel & Residence Jakarta termasuk hotel mewah pada zamannya. Hotel bintang lima ini berlokasi di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat.Anton menyebut, Hotel Sultan merupakan hotel terbesar di Jakarta dengan luas area sekitar 13,5 hektare. Saat ini, terdapat 708 kamar di Hotel Sultan dengan delapan tipe, yakni Deluxe Room, Grand Deluxe, Premiere Deluxe, Executive Room, Garden Suite, Garden Alcove, Lagoon Suite, dan Presidential Suite.Tarif menginap di Hotel Sultan berkisar Rp 1,4 jutaan per malam untuk Deluxe Room hingga Rp 125 jutaan per malam untuk tipe Presidential Suite dengan luas kamar 800 meter persegi.Selain kamar hotel, Hotel Sultan juga menawarkan akomodasi lain (residence) yang terdiri dari apartemen dengan dua dan tiga kamar.Tarifnya berkisar mulai Rp 2,8 jutaan per malam. Akomodasi ini dilengkapi dengan fasilitas berupa kolam renang dan pusat kebugaran terpisah dari hotel.Baca juga: Hotel di Garut Pemandangan 3 Gunung, Cocok untuk Liburan Akhir Pekan

| 2026-01-14 23:32